Perut Kembung Pada Kambing ?? Inilah Cara Mengatasinya

Posted on
Perut Kembung Pada Kambing ?? Inilah Cara Mengatasinya
Rate this post

Perut Kembung Pada Kambing ?? Inilah Cara Mengatasinya

Perut Kembung Pada Kambing – Berbagai masalah pada binatang ternak merupakan salah satu tantangan bagi kita bagaimana mencari solusinya, nah seperti kembung atau masuk angin hal ini salah satu masalah yang banyak dihadapi oleh para peternak ruminansia maupun non ruminansia yang terutamanya pada binatang ternak seperti kambing. 
Hal demikian ini juga biasanya kondisi yang disebabkan karena adanya perubahan iklim musim hujan dan kemarau yang akan mengakibatkan penyakit kembung atau timpani ini muncul pada kambing. Dan kebanyakan pada kambing yang mengalami penyakit ini akan memiliki perut yang besar di karena pada sistem pencernaan tersebut terganggu dalam lambung kambing. 
Perut Kembung Pada Kambing

Adapun Faktor Yang Mengakibatkan Kambing Menjadi Kembung

Untuk hal ini beberapa faktor yang mengakibatkan kambing menjadi masuk angin atau kembung yang diantaranya yaitu:
  • Pada kandungan air yang cukup tinggi didalam pakan.
  • Mengkonsumsi pakan hijauan yang terbilang masih atau cukup muda.
  • Mengkonsumsi pakan yang berasal dari biji-bijian atau kacang-kacangan yang sudah di haluskan.
  • Tanaman yang sudah diberi pupuk urea, bahkan kambing akan mengeluarkan cairan yang berwarna keputihan di mulutnya.
  • Dengan pergantian cuaca musim hujan dan kemarau hal ini mengakibatkan temperature suhu akan menjadi meningkat dan turun yang mengakibatkan kondisi kambing tersebut menjadi tidak stabil. 
Baca Juga :   Gejala Dan Cara Pengendalian Serangan Lalat Buah

Gejala Kambing Yang Mengalami Kembung

Adapun gejala-gejala kambing yang mengalami kembung yang diantaranya yaitu:
  • Akan terlihat perut akan menjadi membesar, gelisah dan sulit untuk bernapas.
  • Terlihat pergerakan sangat lambay dan nafsu makan yang menjadi berkurang.
  • Akan mengeluarkan cairan berwarna kuning pada bagian hidung.
  • Pada kambing ini akan mengeluarkan suaranya selalu.
  • Pada saat istirahat kambing akan mengulurkan lehernya yang berupanya untuk mengeluarkan angin yang ada di dalam tubuhnya.
  • Namun untuk tahap kritis kambing akan jatuh mendadak dan akan kesulitan untuk dapat bangkit kembali dan sebaiknya harus lakukan tindakan lebih lanjut karena akan mengakibatkan kematian pada kambing yang mengalami kembung atau masuk angin.

Pengendalian Penyakit Kembung Pada Kambing

Dalam melakukan pengendalian penyakit kembung, sebaiknya memberikan pakan dengan rendah kandungan air. Melakukan sanitasi dan upaya kandang terkena dengan sinar matahari yang cukup.  Selain itu jika terjadi perubahan iklim atau suhu dingin sebaiknya dengan memberikan penghangatan dengan membuat bara api hal ini bertujuan untuk dapat menghangatkan suhu tubuh kambing supaya tidak terjadi kembung atau masuk angin. 

Cara Pengobatan Penyakit Kembung Pada Kambing

Adapun untuk cara pengobatan penyakit kembung pada kambing sebagai berikut:
  • Dengan lakukan penyedian minyak kelapa, minyak kedali atau minyak sawit dengan takaran 100-200 ml atau 1 gelas, lalu lakukan pencekokan minyak tersebut ke dalam mulut bagian samping kambing.
  • Kambing dicekok dengan menggunakan minuman yang bersoda seperti coca cola dan lainnya. Lalu haluskan bawang merah dan campurkan dengan minyak angin lakukan pengolesan kebagian perut yang membesar, namun sangat diurut karena akan sangat membahanyakan.
  • Dengan mencekoki minuman jamu kemasan satu sachet masuk angin untuk manusia, yang dicampurkan dengan minuman bersoda lalu lakukan pengolesan dengan minyak kayu putih.
  • Memberikan obat antibiotic seperti penicullin yang bermanfaat untuk dapat mengurangi kadar gas yang ada didalam rumen kambing.
  • Untuk seekor kambing juga dapat diberi tymposol sekitar 30-50 ml yang sudah di campurkan dengan larutan air sekitar 0,3-0,5 liter air. 
Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Perut Kembung Pada Kambing ?? Inilah Cara Mengatasinya dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa di postingan berikutnya. 
Baca Juga:
Baca Juga :   Gejala & Cara Mengatasi Hama Lalat Buah Tanaman Cabai