Panduan Teknis Budidaya Jeruk (GAP) Good Agricultural Practices

Posted on
Panduan Teknis Budidaya Jeruk (GAP) Good Agricultural Practices
5 (100%) 1 vote

Panduan Teknis Budidaya Jeruk (GAP) Good Agricultural Practices

Panduan Teknis Budidaya Jeruk (GAP) Good Agricultural Practices – Jeruk merupakan komoditas Buah Hortikultura paling banyak digemari dan disukai berbagai tingkatan usia,disamping rasa manis juga disertai rasa asam manis.

Jeruk tumbuh optimal di daerah beriklim Tropis dan dapat ditanam di dataran rendah sampai ketinggian 650 m dpl. Terdapat beberapa varietas jeruk paling banyak dibudidaya secara komersial di Indonesia antara lain; jeruk keprok siam, jeruk manis valensia, jeruk manis Batu 55 dan jeruk manis pacitan.

Panduan Teknis Budidaya Jeruk (GAP) Good Agricultural Practices

Peluang Agribisnis Jeruk

Tinggi Kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi buah-buahan bermanfaat bagi kesehatan menjadikan buah jeruk dipilih selain baik dan bermanfaat besar bagi kesehatan harga pun tergolong ekonomis mulai dari Rp.10.000-15.000/kg. Berdasarkan data produksi kontribusi buah jeruk khusus jeruk siam di Indonesia ditahun 2014 tanaman jeruk mengalami peningkatan Produksi Nasional sekitar 15,30 atau 236.862 ton.

Tanaman Jeruk dapat dipanen setelah memasuki umur tanam 2,5-3 tahun setelah penanaman, oleh karena itu kami akan memberikan informasi kepada sahabat pertanian tentang Bagaimana Cara Budidaya Jeruk,sehingga kita bisa bersama-sama dapat berbagi ilmu dan memulai agribisnis buah jeruk memiliki prospek yang cerah dan menjanjikan.

Kesesuaian Tumbuh

Tanaman Jeruk tumbuh baik dan subur serta berbuah di tanah yang gembur,kaya akan bahan organik serta kondisi lahan tidak tergenang ketika masuk musim penghujan. Menginginkan ketinggian tempat dibawah 650 m dpl,temperatur 25-30 °celcius dengan derajat keasaman tanah netral (5,5-6). Sinar matahari diperlukan dalam pembentukan unsur hara dan pertumbuhan dan bila kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan kasalah amat fatal dalam pembentukan bunga dan buah.

Baca Juga :   Literatur Jenis Serta Manfaat Irigasi Untuk Lahan Persawahan

Persiapan Bibit Jeruk

Bibit Jeruk dapat diperbanyak dengan cara generatif (biji) dan dengan cara vegetatif (sambung dan cangkok). Faktor keberhasilan dalam menanam tanaman Jeruk adalah cara mengetahui asal-usul bibit indukan Jeruk yang berkualitas. Sangat untuk dianjurkan mengunakan bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif,hal karena terdapat Keunggulan antara lain; memiliki sifat unggul persis sama dengan indukannya dan waktu tanaman jeruk untuk berbuah relatif singkat antara 2,5-3, tahun,bila dibandingkan menanam dengan biji yang butuh waktu berbuah sampai 5-6 tahun lamanya.

Pengolahan Lahan

Bertujuan mempersiapkan lahan tanam tanaman Jeruk yang baik, tahapan pengolahan lahan bersifat Fleksibel artinya setiap kegiatan langkah budidaya diperhitungkan sesuai porsi dan anggaran biaya. Bila hanya untuk sekedar menanam dalam skala kecil seperti dilahan pekarangan rumah, Pengolahan lahanterbaik dengan cukup hanya mencangkul untuk meratakan dan mengemburkan. Berbeda halnya dengan kegiatan budidaya dengan skala luasan tertentu, pengunakan mesin olah tanah dengan mesin bajak terbilang Opsi terbaik,karena lebih mengefisienkan waktu dan biaya tenaga kerja.

Cara Penanaman Jeruk

Penanaman bibit jeruk dilakukan di pagi hari dengan kondisi cuaca cerah atau tidak sedang dalam kondisi hujan. Tahapan penanaman dimulai dengan Pembuatan lubang tanam berukuran 0,5 x 0,5 x 0,5 m atau 0,6 x 0,6 x 0,6 m dengan kedalaman 25-30 cm,serta jarak tanam 5 x 5 atau 6 x6  dengan berjumlah masing-masing 400 (5 x 5 m) sampai 278 (6 x 6) tanam/ha.

Berikan Pupuk Kandang 20-30 kg pupuk kandang/lubang tanam dan biarkan selama 1-2 minggu,hal ini bertujuan sebagai untuk unsur hara awal bibit dalam pembentukan vegetatif seperti;batang dan daun. Teknik penanaman bibit Jeruk dengan meletakan bibit tepat dibagian lubang tanam, yang terlebih dahulu dirobekan polibegnya,ditanam kedalam lubang tanam sampai batas leher 10 cm dari permukaan tanah,lalu dapatkan dan ratakan dengan mengunakan cangkul. Buatlah Peneduh dari pelepah pisang, alang-alang atau pelepah kelapa pada setiap tanaman selama 2-3 minggu lamanya.

Baca Juga :   Peluang Usaha Perbanyakan Pisang Cavendish

Perawatan Tanaman

Tahapan perawatan tanaman Jeruk seperti tanaman budidaya umumnya, dimulai dari penyiraman bibit, penyiangan dan pembumbunan dan pemupukan.

Penyiraman. Diawal penanaman bibit Jeruk mengalami fase kristis diumur tanam 1-2 bulan,penyiraman dilakukan 2 kali sehari dengan mengunakan gembor. Lakukan penyiraman secara hati-hati sebab jeruk sangat peka terhadap genangan air.

Penyiangan Dan Pembumbunan. Penyiagan dilakukan untuk mengurangi gulma (rumput liar) bersifat sebagai pesaing dan mengangu pertumbuhan bibit jeruk dengan cara mengkoret atau mencangkul. Dilanjutkan dengan kegiatan pembumbunan untuk mengemburkan tanah dan menaikan jumlah masaa tanah ke dekat batang tanaman,umumnya kegiatan ini dilakukan bersamaan atau setelah kegiatan penyiangan dilakukan.

Pemupukan. Menjadi faktor penting bagi tanaman untuk memiliki pertumbuhan yang subur dan cepat berbuah. pemupukan pada tanaman jeruk di pada umumnya dilakukan 2 kali dalam setahun, waktu pemupukan dilakukan diawal musim penghujan dan diakhir musim kemarau dengan mengunakan pupuk organik (pupuk kandang atau pupuk kompos) dan pupuk anorganik (NPK).

Pemupukan Jeruk dilakukan memasuki umur 1 tahun dengan pemberian pupuk jenis NPK. 0,5-1 kg/tanaman. Pemberian pupukdiberikan bertambah sesuai dengan bertambahnya umur tanaman. Teknik pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara membuat larikan melingkar didekat tanaman Jeruk,kemudian pupuk ditebar dan dibenamkan tutup kembali dengan mengunakan cangkul.

Pemanenan Jeruk

Panen tanaman Jeruk dengan pertumbuhan terbaik dapat dilakukan pada tahun 2,5-3 untuk bibit yang berasal dari perbanyak vegetatif (Sambung dan Cangkok) dan umumnya 6-7 bulan setelah penyerbukan bunga untuk menjadi buah. Ciri buah Jeruk masak (matang fisiologis) ditandai dengan perubahan warna kulit (berbeda-beda masing varietas) serta ukuran, Pemetikan buah dapat dilakukan menggunakan tangan atau gunting.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Panduan Teknis Budidaya Jeruk (GAP) Good Agricultural Practices dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga :   Inilah, Jenis Jeruk: Banyak Dibudidayakan Dan Di Cari Sepanjang Tahun

Baca Juga: