Literatur Lengkap Budidaya Stroberi Organik Di Karung Bekas

Posted on
Literatur Lengkap Budidaya Stroberi Organik Di Karung Bekas
5 (100%) 1 vote

Literatur Lengkap Budidaya Stroberi Organik Di Karung Bekas

Literatur Lengkap Budidaya Stroberi Organik Di Karung Bekas – Tanaman Stroberi jenis buah semusim hortikultura dengan iklim subtropis berasal dari negara Chili,Amerika Latin dengan penamaan ilmiah Fragaria chiloensis. Stroberi banyak dimanfaatkan sebagai olahan makana n dan minuman di Indonesia terdapat sentra penanaman stroberi antara lain :Lembang dan Cianjur (Jawa Barat).

Literatur Lengkap Budidaya Stroberi Organik Di Karung Bekas

Prospek Agribisnis Buah Segar Stroberi

Prospek budidaya stroberi terbilang cukup menjanjikan untuk dibudidayakan karena jenis tanaman ini bernilai ekonomis tinggi dan sangat komersial. Tanaman ini tumbuh subur dan berbuah di dataran tinggi,bersuhu dingin dan banyak dimanfaatkan buah sebagai makanan dalam keadaan segar atau olahannya dan juga jenis minuman (jus,sirup,minuman kemasan,permen dll)

Syarat Tumbuh

Tanaman stroberi mengingikan tempat tumbuh baik dan subur serta berbuah di tanah yang gembur,kaya akan bahan organik. Menginginkan ketinggian tempat mencapai 1000-1500 m dpl,intensitas curah hujan 600-700 mm/tahun,temperatur 17-20 °celcius dengan derajat keasaman tanah netral (5,5-6). Membutuhkan lama penyinaran sinar matahari langsung sekitar 8-10 jam setiap hari.

Persiapan Bibit Stroberi

Bibit stroberi dapat diperbanyak dengan cara generatif (biji) dan dengan cara vegetatif (bibit anakan dan stolon). Namun petani biasa mengunakan cara berbanyakan vegetatif yang terbilang sederhana,lebih cepat tumbuh dibandingkan melalui biji dan memiliki sifat unggul persis sama dengan indukannya.

Baca Juga :   Panduan Teknis Budidaya Manggis Sebagai “Queen Of Fruits” Hortikultura

Perbanyakan secara vegetatif dilakukan dengan cara pengadaan bibit anakan dan bibit stolon. Syarat Tanaman induk dapat dijadikan bibit; indukan berumur 1-2 tahun, sehat dan banyak produksi. Pengadaan bibit anakan stroberi dimulai dengan membongkar rumpun stroberi indukan, kemudian membagi menjadi dua bagian anakan. Setiap anakan di tanam di polibeg 18 x 15 cm berkomposisikan media tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1. 

Dilanjutkan pengadaan bibit stroberi cara stolon,dapat dimulai dengan membongkar rumpun stroberi kemudian, pilih rumpun yang memiliki akar pertama dan kedua. Lalu potong di tanam dengan polibeg 18 x 15 cm dan setelah tinggi 10-15 cm dapat dipindah ke kebun

Pembuatan Media

Dibuat 1-2 minggu sebelum bibit stroberi siap untuk ditanam,media pot diisi dengan media yang berkomposisikan sejumlah bahan organik, berupa tanah top soil (tanah lapisan atas) dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2:1,yang dicampur secara merata. Masukan media campuran tersebut ke dalam karung yang sebelumnya, karung tersebut dibalik terlebih dahulu, kemudian padatkan dan susun rapi di sebuah pelataran atau ruang terbuka. Jumlah karung disesuaikan dengan kebutuhan stroberi yang akan dibudidayakan.

Teknik Penanaman

Penanaman dilakukan di pagi hari dengan kondisi cuaca cerah atau tidak sedang dalam kondisi hujan. Teknik penanaman bibit stroberi dimulai dengan mengambil bibit dari polibeg secara hati-hati tanpa merusak perakaran tanaman, lakukan penanaman dengan menanam satu bibit di tiap lubang tanam dan padatkan tanah di sekitar pangkal batang,selanjutnya sirami tanah di sekitar pangkal batang sampai lembab.

Perawatan Tanaman

Perawatan stroberi dimulai dengan kegiatan Penyulaman dengan menganti tanaman mati atau tumbuh abnormal, saat tanaman memasuki umur 15 hari setelah tanam. Dilanjutkan dengan kegiatan Penyiramanbibit selama 2 minggu dengan intensitas 2 kali sehari mengunakan gembor. Berikutnya dilakukan kegiatan Penyiangan,waktu yang tepat dalam penyiangan yaitu,tergantung dari pertumbuhan gulma.

Baca Juga :   Inilah Cara: Tabulampot Stroberi, Cepat Berbuah

Gulma atau rumput liar tumbuh di antara barisan atau bedengan dan pengendalian cukup dengan cara dicabut dan dibenamkan ke dalam tanah. Pemangkasan (perempelan) bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dengan memangkas atau membuang dengan mengunakan gunting untuk daun-daun tua atau rusak dan tanamna yang terlalu rimbun dan peremajaan tanaman stroberi dilakukan ketika tanaman tengah memasuki umur 2-3 tahunnya.

Pemupukan

Bertujuan untuk memberikan unsur hara tambahan ke dalam tanah untuk mengoptimalkan pertumbuhan, sehingga tanaman tumbuh subur dan berbuah optimal. Kegiatan pemupukan tanaman stroberi umumnya dilakukan setelah kegiatan penyiangan. Pemberian pupuk organik cair dengan dosis 250-500 cc/tanaman yang diberikan 1 bulan sekali.

Hama dan Penyakit Tanaman

Pada budidaya tanaman stroberi secara organik wajib mengendalikan hama dan penyakit mengunakan bahan-bahan yang bersifat organik. Hama yang menyerang tanaman strawberry antara lain; kutu daun, tunagu, kumbang, kutu putih, dan nematoda. Dapat dikendalikan dengan ekstrak sereh atau ekstrak daun kompre. Sedangkan penyakit umumnya seperti; kapang kelabu, busuk buah matang, busuk rizopus, empulur merah, daun gosong, bercak dauan, busuk daun, layu vertisillium dan virus. 

Untuk Pengendalian untuk jenis penyakit adalah jenis busuk buah matang dan dapat dikendalikan dengan ekstrak daun nimba atau ekstrak daun sirih (dapat juga menggunakan jenis ekstrak daun lain atau kombinasi). Dalam mengendalikan hama dan penyakit secara organik tidak harus kaku seperti menggunakan pestisida kimia. Dari pengalaman perbedaan jenis dan dosis tidak terlalu berpengaruh terhadap tanaman namun berpengaruh terhadap hama dan penyakit, karena pestisida organik bukan bersifat membunuh namun mencegah dan mengusir.

Panen dan Pasca Panen

Bibit berasal dari perbanyakan vegetatif umumnya memiliki masa panen relatif singkat yaitu sekitar 4-6 bulan. Bunga pertama tanaman stroberi sebaiknya, untuk dibuang dan apabila tanaman telah berumur 4 bulan,dibiarkan bunga tumbuh menjadi buah. Ciri dan Umur Panen stroberi  antara laian; Buah sedikit kenyal dan empuk.

Baca Juga :   Budidaya Apel Malang Secara Baik Dan Benar Untuk Pemula

Kulit buah stroberi didominasi oleh warna merah. Buah berumur 2 minggu sejak pembungaan atau 10 hari setelah awal pembentukan buah. Cara Panen dilakukan dengan menggunting bagian tangkai bunga berikut kelopaknya,panen dilakukan setiap dua kali dalam seminggu.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Literatur Lengkap Budidaya Stroberi Organik Di Karung Bekas dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: