Langkah Tepat Cara Budidaya Pohon Jabon

Posted on
Langkah Tepat Cara Budidaya Pohon Jabon
Rate this post
Jabon adalah Tanaman Kayu Keras yang cepat tumbuh, Tanaman Jabon termasuk famili Rubiaceae ini tumbuh baik pada Ketinggian: 10 – 2000m dpl Curah hujan: 1250-3000m / th Perkiraan suhu: 100 C – 400 C kondisi tanah (pH): 4,5-7,5. meter dari permukaan laut, pada jenis tanah lempung, podsolik cokelat dan aluvial lembab yang umumnya terdapat di sepanjang sungai yang ber-aerasi baik

Jabon adalah jenis pohon cahaya (light-demander) yang cepat tumbuh. Pada umur 3 tahun tingginya dapat mencapai 9 M dengan diameter (garis tengah ingkar batang) 11 cm. Pada usia antara 5 dan 6 tahun lingkar batangnya bisa mencapai 150 cm (diameter 40 cm sampai 50 cm), diameter pertumbuhan antara 5 cm sampai 10 cm/tahun. Pohon Jabon yang tumbuh dihutan pernah ditemukan mencapai tinggi 45 M dengan diameter lebih dari 100 cm

Bentuk tajuk tanaman jabon seperti payung dengan sistem percabangan melingkar, daunnya tidak lebat, batang lurus silindris dan tidak berbanir dengan tingkat kelurusan yang sangat bagus,Batangnya bebas cabang sampai 60% dari keseluruhan tinggi batang, cabang rontok sendiri (self purning).Warna kayunya putih krem (kuning terang) sampai sawo kemerah-merahan

Kayunya mudah dikeringkan, mudah dipaku dan di lem, susutnya rendah. Sangat mungkin dimanfaatkan oleh Industri Furniture, Plywood / Kayu Lapis, Batang Korek Api, Alas Sepatu, Papan, Peti, bahan kertas Kelas Sedang dll.dan lemib mennyenagkan lagi dalam budidaya pohon jabon dapat di panen pada usia 6 tahun

Pola Hutan Rakyat pada umumnya menggunakan jarak tanam dengan 2 x 2,5 m. Namun hasil pertumbuhan dan perkembangan diameternya tidak begitu cepat dan maksimal, cara ini biasanya digunakan masyarakat dengan membiarkan tumbuh liar dengan sendirinya ibarat hutan

Perkebunan Pada Umumnya Menggunakan Jarak Tanam Yang Direkomendasikan Yaitu:

4 x 5 m. Jarak tersebut dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan diameter batangnya, sebab radius lingkaran bayangan ke bawah batang atas pohon adalah wilayah penyerapan unsur-unsur hara di tanah oleh akar pohon (definite growth). Jadi jarak 4 x 5 m adalah jarak tanam yang paling baik bagi pertumbuhan pohon jabon, tetapi bisa juga menggunakan jarak 4 x 4 m tergantung kondisi lahan.

Baca Juga :   Cara Budidaya Kacang Tanah Maupun Panjang

Pohon Jabon dapat hidup pada tanah Alluvial lembab (pinggir sungai), tanah liat, tanah lempung, podsolik coklat, podsolik merah kuning (PMK), tanah daerah yang ada pasang surut, iklim basah dan tropis

Cara Tanam

Jabon merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan berkembang tidak memerlukan banyak perlakuan khusus dalam budidaya dalam menanam tanaman pohon jambon yaitu

Buat lubang tanam dengan Lebar x Panjang x Dalam (40x40x40) cm. Lalu masukan Kompos+NPK 2,5 gr (campur) sebagai pupuk dasar diendapkan dilubang setinggi 30 cm (dapat langsung tanam/3-7 hr kemudian baru tanam), selanjutnya masukkan bibit yang polibagnya sudah dibuka/disobek kedalam lubang, letekan bibit yang benar/rata lalu isi tanah kompos sebagai penutup akar dengan tanah setinggi 20 cm (jangan terlalu dipadatkan), hingga tersisa lubang 10 cm sebagai kantong air.

Perawatan

Semprot pestisida secara aktif per 1 atau 2 minggu sekali selama 3-4 bulan tergantung keadaan gangguan, agar daun tidak dimakan ulat. Setelah daun cukup banyak fungisida sudah tidak perlu disemprotkan lagi, sebab daun tidak akan habis dimakan ulat karena daun sudah banyak.

Pemupukan

Untuk pertumbuhan, pemupukan dapat dilakukan minimal cukup sampai usia 3 tahun karena usia 3 tahun keatas sumber makanan dan unsur hara dari serasah sudah terdekomposisi secara alami selama 1-3 tahun. Periode pemupukan 1-2 kali/setahun, tetapi jika ada kemampuan lebih baik pemupukan sampai batas usia mendekati usia panen yaitu 5 sampai 6 tahun, agar hasil lebih maksimal

  1. Awal tanam – 1 Tahun :
  2. NPK 1 sendok makan (tabur jgn kena/menumpuk pada batang pangkal)
  3. 1 Tahun – 2 Tahun :
  4. Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 5 kilo + NPK 2,5 Ons
  5. 2 Tahun – 3 Tahun :
  6. Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 10 kilo + NPK 7,5 Ons
  7. Dapat juga hanya dengan kompos:
  8. 1 Tahun-2 Tahun :
  9. Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 20 Kilo
  10. 2 Tahun- 3 Tahun :
  11. Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 20 kilo
Kompos sangat penting peranannya, kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang berperan sebagai absorbent yang dapat menyimpan mineral & unsur hara dan memperlancar pertukaran kation di dalam tanah

Tanpa kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang tanah semakin lama semakin jenuh, jika tanah jenuh pemberian pupuk menjadi sia-sia dikarenakan tanah jenuh tidak dapat lagi mengikat mineral sehingga pupuk yang diberikan tidak dapat mengurai kedalam tanah dan akan menguap atau tercuci, kompos memperbaharui kondisi tanah dan menjadikan tanah di sekitar pangkal pohon/akar menjadi lembab dan subur. Dengan kompos pupuk yang diberikan dapat mengurai dengan baik sehingga akar menjadi mudah menyerap unsur hara tersebut

Baca Juga :   Cara Budidaya Kelinci Yg Menguntungkan

Catatan tambahan bahwa pupuk kandang yang belum matang tidak baik digunakan untuk pemupukan karena masih panas, pupuk kandang yang sudah matang ditunjukkan dari tidak berbau kotoran, tetapi berbau humus(tanah) dan tidak panas

Perawatan kebersihan di sekitar pohon sangat penting agar sumber makanan akar tidak terganggu dan dapat maksimal diserap akar pohon, minimal perawatan sampai usia 1 tahunan. Sampah serasah di kumpulkan menjadi ring keliling Pohon dengan radius jarak 50 cm, agar serasah cepat terdekomposisi bermanfaat menjadi hara

Panen Dan Pasca Panen

Langkah terakhir dari proses budidaya adalah kegiatan panen dan pasca panen. Proses panen dan pasca panen ternyata secara signifikan mempengaruhi kualitas kayu yang dihasilkan pohon jabon. Pemanenan dan kegiatan pasca panen sangat penting untuk memastikan keberhasilan bagi para petani budidaya jabon

Panen

Jabon prinsip pemanenannya adalah cara yang tepat waktu dan tepat. Tepat waktu berarti penebangan pohon dilakukan ketika tanaman sudah cukup tua. Sedangkan cara yang tepat dengan cara penebangan dilakukan dengan baik sehingga memiliki kayu berkualitas baik pada akhir penebangan.

Waktu panen tanaman Jabon adalah efek yang sangat signifikan pada kualitas kayu yang dihasilkan. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penebangan jabon adalah sebagai berikut:

Penebangan dilakukan ketika tanaman matang, minimal 5-6 tahun, kecuali untuk menipis (3 tahun). Diameter batang juga memiliki layak potong, setidaknya 35-40 cm. Diameter yang lebih besar akan lebih baik. Pemanenan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau. Karena kayu yang dihasilkan akan kering dan keras,dan juga penanganan penebangan, transportasi, dan pengeringan kayu akan lebih mudah. Penebangan harus dilakukan di atas jam 10 pagi sampai membuat kondisi lahan kering ,sehingga mempengaruhi kualitas kayu yang dihasilkan lebih bagus

Baca Juga :   Cara Usaha Budidaya Ayam Petelur

Cara Potong

Penebangan pohon jabon pada umumnya sama dengan menebang pohon lain.Faktor keselamatan, ketepatan dan kecepatan harus dipertimbangkan pada saat penebangan, terutama keamanan bagi masyarakat penebang. Persiapan yang dibutuhkan untuk penebangan, di lakukan 5-10 orang /dan sediakan alat mesin pemotong, tali, dan parang. Selain itu, dibutuhkan orang dewasa untuk melakukan penebangan. Langkah-langkah dalam melakukan penebangan adalah sebagai berikut:

Sebelum melakukan penebangan, alangkah baiknya mengamati kondisi sekitar. Menentukan arah jatuhnya pohon sehubungan dengan tinggi pohon, arah mahkota, arah angin, dan tempat yang aman. Cabang prune dan ranting tanaman jabon sampai minimum untuk mengurangi dampak kerusakan yang disebabkan oleh jatuhnya pohon jabon

Bagian atas pohon terikat tambang untuk membantu memandu jatuhnya pohon. Setelah siap, pemotongan pohon di pangkal batang dengan gergaji sampai cukup mudah untuk ditumbangkan , atau dipotong sedikit demi sedikit (area kecil). Penebang segera melarikan diri ke tempat yang aman. Berikutnya, tarik ke atas untuk pohon tumbang. Posisi penarik harus jauh dari pohon yang tumbang

Setelah tumbang, sisa-sisa cabang dan ranting dibersihkan. Kemudian batang pohon dipotong untuk memesan ukuran untuk memfasilitasi transportasi dan pengolahan.Budidaya jabon akan memberikan berbagai keuntungan yang sangat menguntungkan jika dilakukan secara serius dan benar. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan pada Jabon setelah panen pada usia 8-10 tahun (asumsi harga terendah, dan batang terkecil) pada setiap log Jabon diperoleh:

Tinggi batang yang bisa dijual rata-rata 12m diameter batang rata-rata 30 cm Jadi setiap batang pohon Jabon menghasilkan kayu yang bisa dijual sebanyak 1,5 kubik, sedangkan harga saat ini USD 1.000.000,00 perkubik Sehingga harga termurah 1 pohon Jabon berusia 8 tahun -10 minimum untuk USD $ 1,500,000.00,Harga ini diperkirakan akan meningkat sejalan dengan tingkat kebutuhan / permintaan setiap tahun, sementara pasokan kayu Jabon semakin terbatas. Dalam 1 Ha lahan, dapat ditanam 500 bibit Jabon dengan 4 × 5 m .dah selamat mencoba semoga sukses