Inilah Cara: Menanam Alpukat Berbatang Pendek, Cepat Bebuah

Posted on
Inilah Cara: Menanam Alpukat Berbatang Pendek, Cepat Bebuah
5 (100%) 1 vote

Inilah Cara: Menanam Alpukat Berbatang Pendek, Cepat Bebuah

Inilah Cara: Menanam Alpukat Berbatang Pendek, Cepat Bebuah – Tanaman Alpukat merupakan jenis tanaman buah tahunan sub sektor Hortikultura beriklim tropis berasal dari dataran rendah Amerika Tengah. Alpukat tergolong komoditas terpenting peringkat kelima (5) setelah buah mangga dalam volume perdagangan buah di dunia.

Tanaman alpukat menghasilkan buah yang bernilai ekonomis tinggi dan sangat komersial untuk dikembangkan dan dibudidayakan. Tidak hanya itu buah alpukat juga mengandung nutrisi dan vitamin yang baik seperti ;vitamin E dan sumber lemak tak jenuh.

Inilah Cara: Menanam Alpukat Berbatang Pendek, Cepat Bebuah

Peluang Agribisnis Tanaman Alpukat

Alpukat selain dimanfaatkan hasilkan buah,ternyata jenis tanaman ini memiliki nilai ekonomis dari sisi perbanyakan tanaman. Tinggi kesadaran masyarakat berkembang akan penting kesehatan sejak dini, menjadikan tanaman alpukat sebagai opsi atau pilihan terbaik untuk di tanam dipekarangan rumah sebagai tanaman keluarga.

Tanaman alpukat identik dengan bentuk tanaman perdu yang tinggi,butuh waktu puluhan tahun baru bisa dimanfaatkan hasilnya. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini,saya mencoba memberikan informasi mengenai Bagaimana cara berbudidaya tanaman alpukat berbatang pendek.

Cara Menanam Alpukat Berbatang Pendek Dan Cepat Berbuah

Adapun cara menanam alpukat berbatang pendek dan cepat berbuah yang diantaranya yaitu:

Syarat Tumbuh

Tanaman alpukat membutuhkan kesesuaian syarat tumbuh untuk tumbuh subur serta berbuah. Tanaman alpukat dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi dengan elevasi mencapai 5 – 1500 m dpl. Curah hujan mencapai 750-1000 mm/tahun dengan 2-6 bulan kering dengan tanah gembur, tidak tergenang air serta mengandung bahan organik

Baca Juga :   Jenis Jambu Air (Varietas Unggul) Paling Laris Manis “DICARI” Sepanjang Tahun

Pengadaan Bibit Alpukat

Tanaman alpukat dapat diperbanyakan dengan cara generatif (biji) dan cara vegetatif (sambung pucuk,okulasi (mata tunas)dan cangkok). faktor keberhasilan tanaman alpukat cepat berbuah serta berbatang pendek adalah dengan mengunakan bibit yang berasal dari perbanyakan vegetatif, baik itu bibit berasal teknik sambung pucuk,okulasi dan cangkok.

Hal ini karena perbanyakan vegetatif memiliki keunggulan dibandingkan cara generatif bibit alpukat hasil perbanyakan vegetatif hanya butuh waktu 3-4 tahun untuk berbuah, sedangkan bibit dari biji butuh 8-12 tahun. Memiliki sifat sama dengan induknyaberbuah untuk dan apabila sahabat bingung cara membedakan bibit hasil perbanyakan vegetatif,cara cukup mudah yaitu dengan melihat adanya bekas tempelan di bagian batangnya.

Persiapan Penanaman

Penanaman dilakukan di pagi hari pada kondisi yang cerah,selanjutnya membuat lubang tanam ukuran 60 x 60 x 60 cm pada kedalaman 30-40 cm. Masukan pupuk kandang (baiknya kotoran ayam) sebanyak 10-15 kg /lubang tanam,kemudian diamkan selama 1-2 minggu. Teknik penanaman dimulai dengan merobek polibeg terlebih dahulu,bibit dimasukan kedalam lubang sejajar.  Selanjutnya tutup lubang dengan lapisan atas dan lapisan bawah kemudian padatkan dan ratakan

Perawatan Tanaman

Pada dasarnya setiap tanaman buah untuk tumbuh subur dan berbuah memerlukan perawatan untuk menstimulan pembentukan buah,menghindari pesaing rumput yang tumbuh di sekeliling tanaman,pemupukan tepat. Kegiatan pemeliharaan dapat dimulai dengan penyiraman 2 kali sehari,tanaman alpukat mengalami fase kritis pertumbuhan di 1-2 bulan,oleh karena penting untuk dilakukan penyiraman untuk memaksimalkan pertumbuhan vegetatif (tunas,batang dan daun). 

Selanjutnya lakukan Penyiangan dan pembumbunan dari gulma tumbuh disekeliling tanaman, dikhawatirkan sebagai pesaing dalam mengambil unsur hara tanah. Pengendalian cukup dengan cara dicabut, rumput tumbuh tepat disekeliling tanaman,di ikuti dengan kegiatan pembumbunan untuk mengemburkan tanah dan menaikan massa tanah 3-5 cm ke arah batang tanaman.

Baca Juga :   Jenis Cabe (Capsicum sp) Paling Banyak Di Budidayakan Bernilai Ekonomis Tinggi

Pemupukan

Merupakan kegiatan memberikan unsur hara makro maupun mikro ke tanah, yang dipergunakan tanaman alpukat untuk tumbuh serta berbuah lebat dan cepat. Waktu pemupukan di awal musim penghujan dengan memberikan jenis pupuk organik (pupuk kandang) dan pupuk anorganik (pupuk kimiawi).

Pupuk NPK diberikan sebanyak 500 gram/tanaman saat berumur 1 tahun dan jumlah pupuk diberikan meningkat tiap tahun sesuai umur alpukat 1 kg NPK pada umur 2 tahun dan 1,5 kg NPK umur 3 tahun lanjut 2 kg NPK pada umur 4 tahun. Cara pemberian pupuk dilakukan dengan cara ditanam melingkari pada kedalaman 10-15 cm dan bentuk lingkaran berubah mengikuti tajuk pohon.

Hama Dan Penyakit Tanaman

Hama yang umum menyerang tanaman alpukat antara lain;kutu loncat,kutu daun,tungau,thirps,ulat daun,pengerek buah,lalat buah,kumbang belalai,ulat daun. Sedangkan untuk penyakit meliputi; Embun Jelaga,Penyakit Embun Tepung (Oidium tingitanium Carter),Kudis dan Busuk Pangkal Batang (Phytophthora sp).

Panen

Alpukat dapat dimanfaatkan hasilnya ketika tanaman umumnya memasuki tahun 3-4 untuk bibit yang berasal dari perbanyak vegetatif.  Panen buah alpukat ditandai dengan perubahan bentuk buah,warna buah hijau terang dan mengkilat. Teknik panen dengan cara memotong tangkai buah secara hati-hati.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Inilah Cara: Menanam Alpukat Berbatang Pendek, Cepat Bebuah dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: