Cari Tahu: Beda, Pupuk Kompos Dan Pupuk Kandang

Posted on
Cari Tahu: Beda, Pupuk Kompos Dan Pupuk Kandang
5 (100%) 1 vote

Cari Tahu: Beda, Pupuk Kompos Dan Pupuk Kandang

Cari Tahu: Beda, Pupuk Kompos Dan Pupuk Kandang – Seperti kita ketahui bersama bagaimana fungsi dan peran Pupuk untuk tanaman teramat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman baik untuk tanaman pangan,hortikultura maupun tanaman perkebunan. Pada kesempatan kali ini,saya mencoba memberikan informasi mengenai Pupuk Organik antara Pupuk Kompos dan Pupuk Kandang beserta manfaatnya ke tiap tanaman.

Apa itu Pupuk? Adalah komponen material unsur hara yang diberikan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara  di dalam tanah untuk dimanfaatkan tanaman, sehingga tanaman mampu untuk berproduksi dengan baik,material pupuk dapat berupa bahan organik (pupuk kompos dan pupuk kandang) ataupun non orgnanik.

Apa itu Pupuk organik? Jika sahabat membaca dari paragraf sebelumnya tentu,bisa dipahami dan dimengerti. Pupuk organik merupakan salah satu jenis komponen material pembangun pupuk. Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari alam berupa sisa-sisa organisme hidup baik sisa Tanaman maupun sisa Hewan yang mengandung unsur-unsur hara baik makro maupun mikro yang dibutuhkan oleh tumbuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pupuk organik itu sendiri dapat terbuat dari bahan yang dapat diperbaharui, didaur ulang, diombak oleh bakteri-bakteri tanah menjadi unsur-usur yang dapat digunakan oleh tanaman tanpa mencemari tanah dan air.

Cari Tahu: Beda, Pupuk Kompos Dan Pupuk Kandang

Pupuk Kompos

Merupakan bahan-bahan organik yang telah mengalami pelapukan antara lain seperti; jerami, alang-alang, sekam padi, dan lain-lain termasuk Kotoran Hewan.  Dimana kompos matang memiliki kandungan hara berupa; 1.69% N, 0.34% P2O5, dan 2.81% K,sehingga dalam 100 kg kompos setara dengan 1.69 kg Urea, 0.34 kg SP 36, dan 2.18 kg KCl. Untuk memupuk padi dibutuhkan unsur hara sebanyak 200 kg Urea/ha, 75 kg SP 36/ha dan 37.5 kg KCl/ha, makan untuk memupuk tanaman padi dibutuhkan  kurang lebih sebanyak 22 ton kompos/ha.

Baca Juga :   Jajar Legowo (4:1) Cara Efektif Menghemat Pengunaan Pupuk Tanaman Padi

Terdapat beberapa syarat yang perlu diperhatikan mengenai tempat pembuatan kompos yaitu :  Tempat pembuatan diusahakan berada lebih tinggi dari sekitarnya agar saat hujan tidak tergenang, memiliki atap agar tidak terkena sinar matahari langsung atau hujan. Memanfaatkan kotoran ternak dan sisa-sisa pakan untuk dijadikan pupuk organik melalui proses pengomposan. Terdapat berbagai macam keuntungan pengomposan yang diperoleh antara lain :

  • Kandang menjadi lebih bersih
  • Kotoran yang dikumpulkan mengurangi pencemaran lingkungan,
  • Mengurangi populasi lalat di sekitar kandang,
  • Mengurangi terjadinya infeksi cacing mata (Thelazia) yang sering menyerang ternak,
  • Pembuatan kompos dapat dilakukan secara alamiah atau menggunakan dekomposer,
  • Secara langsung kompos digunakan untuk lahan pertanian atau dapat dijual.

Pupuk Kandang

Jika sahabat membaca paragraf sebelumnya,tentu bakal mengerti dan paham pupuk kandang. Dimana pupuk kandang merupakan komponen dari bagian pupuk kompos itu sendiri. Petani umumnya memanfaatkan serta menggunakan pupuk kandang sebagai untuk memupuk tanaman budidayanya karena pupuk kandang dinilai lebih murah dan keberadaanya melipah dan tidak sulit untuk mencarinya pun begitu pengerjaannya serta pengaruhnya terhadap tanaman.

  • Penggunaan pupuk kandang bisa menjadi manifestasi dari penggabungan pertanian dan peternakan sebagai bagian dari konsep pertanian organik. Pupuk kandang mempunyai manfaat baik untuk tanaman antara lain:
  • Pupuk kandang terdapat komponen humus banyak mengandung unsur-unsur organik yang dibutuhkan di dalam tanah, sehingga berperan aktigf dalam mempertahankan struktur tanah untuk mudah diolah dan banyak mengandung oksigen.
  • Pemberian atau penambahan pupuk kandang dapat meningkatkan kesuburan dan poduksi pertanian, hal ini disebabkan tanah lebih banyak menahan air lebih banyak sehingga unsur hara akan terlarut dan lebih mudah diserap oleh bulu akar.
  • Sumber hara makro dan mikro dalam keadaan seimbang yang sangat penting unuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Unsur mikro yang tidak terdapat pada pupuk lainnya bisa disediakan oleh pupuk kandang, misalnya S, Mn, Co, Br, dan lain-lain.
  • Pupuk kandang banyak mengandung mikrooganisme yang dapat membantu pembentukan humus di dalam tanah dan mensintesa senyawa tertentu yang berguna bagi tanaman, sehingga pupuk kandang merupakan suatu pupuk yang sangat diperlukan bagi tanah dan tanaman dan keberadaannya dalam tanah tidak dapat digantikan oleh pupuk lain.
Baca Juga :   Cara Pengapuran Lahan Kering & Masam Untuk Budidaya Kedelai

Kesimpulan:

Peran pupuk tidak dapat dilepaskan dari komponen pemeliharaan setiap tanaman atau tumbuhan budidaya baik itu; sektor budidaya tanaman pangan,hortikultura maupun tanaman perkebuna. Untuk menciptakan tanaman budidaya yang tumbuh subur serta berproduktivitas tinggi, komponen intensifikasi lahan pertanian adalah dengan pemberian pupuk tepat waktu,dosis dan pemberian.

Pupuk kompos tergolong komponen material dalam pupuk organik,sedangkan pupuk kandang bahan pembangun pupuk kompos. Nah,bagaimana sahabat sudah paham belum perbedaan besar antara pupuk kompos dan pupuk kandang. Semoga dengan artikel yang singkat ini mampu menginspirasi sahabat pertanian dan media studi yang bermanfaat.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cari Tahu: Beda, Pupuk Kompos Dan Pupuk Kandang dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: