Cara “Sukses” Budidaya Ayam Kampung Prospek Yang Menjanjikan

Posted on
Cara “Sukses” Budidaya Ayam Kampung Prospek Yang Menjanjikan
Rate this post

Cara “Sukses” Budidaya Ayam Kampung Prospek Yang Menjanjikan

Cara Budidaya Ayam Kampung – Ayam kampung merupakan salah satu jenis unggas yang sering kita jumpai disekitar perkampungan, ayam kampung keberadaannya tersebar di seluruh pelosok nusantara, ayam kampung sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia.
Sebutan ayam kampung berawal karena sering ditemukan berkeliaran bebas di sekitar perumahan atau perkampungan, sehingga disebut ayam kampung. Saat ini ayam kampung sudah mulai banyak digemari oleh masyarakat. 
Cara Budidaya Ayam Kampung
Mulai dari telurnya hingga dagingnya, karena ayam kampung dipercaya mempunyai banyak kelebihan dibanding ayam lainnya, yaitu mulai dari manfaat telurnya sampai rasa dagingnya yang menggugah selera. 
Biasanya oleh masyarakat ayam ini dibudidayakan secara tradisional untuk dikonsumsi sendiri, padahal sebenarnya bisa diternak atau dibudidayakan secara modern sebagai sumber penghasilan. 

Persiapan Lokasi Dan Kandang

Persiapan lokasi atau kandang untuk ternak ayak kampung merupakan faktor utama yang sangat penting untuk diperhatikan, lokasi kandang minimal berjarak 10 meter dari tempat tinggal. 
Kandang harus selalu kering, tidak boleh lembab, lokasi dipagar keliling agar ayam tidak keluar, usahakan sinar matahari bisa masuk kekandang secara langsung, serta sirkulasi udara lancar dan kandang tempat istirahat harus terhalang dinding atau tembok untuk menghindari angin kencang. 

Pemilihan Bibit

Untuk budidaya ayam kampung ada beberapa cara untuk memilih bibit yaitu dengan menetaskan bibit sendiri, caranya memelihara indukan sampai bertelur atau membeli telurnya, kemudian ditetaskan dan anaknya diternak untuk dibesarkan. 
Atau bisa juga dengan cara membeli bibit dari anakan yang baru menetas/DOC “Day Old Chicken”. Adapun ciri-ciri bibit DOC yang bagus yaitu:
  • Bibit sehat “tidak sakit”
  • Bibit lincah dan agresif
  • Bulu halus dan mengkilap
  • Bibit tidak cacat fisik
  • Mata cerah dan bersih
Pemilihan bibit yang bagus tujuannya supaya mendapatkan hasil yang berkualitas. 

Tahap Pemberian Pakan

Pakan juga yakni faktor utama dalam usaha budidaya, pakan memiliki andil besar sukses tidaknya ternak ayam kampung, pakan yang diberikan haruslah mempunyai kandungan nutrisi yang lengkap. Jenis pakan ayam kampung yang biasa diberikan bisa berupa apa saja seperti: voer, konsentrat, sisa-sisa makanan, serta sayur-sayuran hijau. 
Selain makanan racikan pabrik atau racikan sendiri, ayam juga bisa mendapat makanan tambahan dari alam, seperti cacing serta rumput liar, jadi usahakan sesekali tanah dicangkul agar cacing cepat berkembang biak dan rumput bisa tumbuh. 

Perawatan Ayam Kampung

Salah satu keunggulan ternak ayam kampung ialah tidak perlu perawatan yang intensif, pemeliharaan ayam kampung jauh lebih mudah dibanding ayam lainnya. Yang perlu diperhatikan ialah hanya pada saat ayam masih kecil, yakni pada saat ayam usia 0-14 hari, anak ayam masih butuh perawatan yang lebih. 
Apabila musim hujan bisa diberikan penghangat tambahan menggunakan lampu. Agar anak ayam tidak kedinginan, kemudian pada usia tersebut anak ayam juga harus diberikan vaksin. Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya. 
Jika ayam beranjak dewasa kebersihan kandang harus selalu diperhatikan, agar ayam terhindar dari penyakit. Kandang yang nyaman dan layak serta umbaran yang tidak terlalu sempit, merupakan syarat utama ternak ayam kampung, supaya ketersediaan pakan dari alam terpenuhi. 

Masa Panen

Adapun untuk masa panen secara semi intensif ialah masa panennya lebih cepat bila dibandingkan dengan cara tradisional. Jika ternak ayam kampung secara tradisional ayam baru bisa dipanen untuk dimanfaatkan dagingnya sekitar umur 5-6 bulan, sedangkan jika diternak secara semi intensif, ayam sudah dapat dipanen pada usia 3-4 bulan saja. 
Atau jika ingin memanfaatkan telurnya, budidaya system semi intensif juga lebih cepat berproduksi yakni umur 6 bulan ayam sudah mulai bertelur, sedangkan jika menerapkan system tradisional ayam baru bisa bertelur sekitar umur 8-12 bulan. 
Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara “Sukses” Budidaya Ayam Kampung Prospek Yang Menjanjikan dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 
Baca Juga:
Baca Juga :   Cara Mudah Membuat Pakan Sapi Dengan Fermentasi