Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Posted on
Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal
Rate this post

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Hama Dan Penyakit Ikan Bawal – Ikan bawal ialah salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki pertumbuhan yang sangat cepat dibandingkan dengan ikar air tawar lainnya. Ikan bawal ini tidaklah sulit dibudidayakan dan juga tidak memakan waktu yang sangat lama. 
Ikan ini bisa di budidayakan di kolam semen, kolam tanah, kolam terpal dan juga kolam lainnya. Namun salah satu kendala yang akan dihadapi saat budidaya ikan bawal ini ialah hama dan penyakit. Hama dan penyakit ini adalah hambatan atau kendala utama yang akan dihadapi dalam proses pembenihan, pembesaran dan juga lainnya. Oleh karena itu harus dilakukan pengendalian hama dan penyakit denga maksimal. 
Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Hama Dan Penyakit Ikan Bawal

Adapun hama dan penyakit ikan bawal sebagai berikut:

Hama Ikan Bawal

Adapun hama ikan bawal yang diantaranya yaitu:
Bebeasan “Nototecta”
Gejala iakan akan mudah luka, terdapat juga bintik bulat berwarna kemerahan dan ikan akan hilang atau habis. 
Pengendalian :
  • Melakukan pengurangan bahan organik di dalam kolam
  • Melakukan pembersihan kolam dan juga menghilangkan tanaman yang terdapat di kolam
Ucrit “Uceng”
Gejala ikan yang terserang akan mati dan juga berbusah terkena sengatan binatang uceng ini.
Pengendalian :
  • Melakukan pengurangan bahan organik didalam kolam
  • Melakukan pembersihan kolam, pergantian air dan juga mengurangi tanaman lain di dlaam kolam
Belut
Gejala ikan akan mati, menghilang dan juga ikan akan mengalami depresi laut “takut” hal ini akan mengakibatkan penurunan pada produksi ikan.
Pengendalian :
  • Melakukan pengeringan kolam dengan baik
  • Menutup lubang-lubang kecil yang ada di sekitar kolam
  • Melakukan pergantian air yang bersih
Ular Sawah
Gejala ikan akan habis didalam kolam, tidak terdapatnya ikan diatas permukaan air dan lainnya.
Pengendalian :
  • Pembuatan jaring halus diatas permukaan kolam
  • Pembersihan tanaman liar di sekitar kolam
  • Membuat perangkap ular
Baca Juga :   9 Jenis Hama Tanaman Kedelai (Indentifikasi Dan Teknis Pengendalian)

Penyakit Ikan Bawal

Adapu penyakit ikan bawal yang diantaranya yaitu:
Penyakit Jamur
Penyebab : jamur Sprolognia sp dan Achlya sp. Gejala ikan akan terdapat jamur berwarna keputihan hingga ke abu-abuan, bobot berkurang gerakan lambat dan juga akan mengakibatkan angka kematian yang tinggi. 
Pengendalian :
  • Menjaga kualitas air, memberikan pakan tambahan yang bergizi dan juga menjaga kualitas kolam
  • Ikan terserang harus dilakukan perendaman dengan larutan formalin atau Malacyte green sesuai dengan petunjuk
Penyakit Bintik Putih
Penyebab : protozoa lchthyopthirus multifllis. Gejala permukaan kulit terdapat bintik putih, ikan berwarna pucat dan juga gerakan sangat lambat serta nafsu maka berkurang.
Pengendalian :
  • Menjaga kualitas air dan juga melakukan pembersihan kolam dengan baik
  • Melakukan perendaman ikan terserang dengan larutan formalin atau garam selama 1-2 jam. 
Trichodiniasis
Penyebab : Trichodina sp. Gejala ikan terserang akan pucat terdapat pendarahan pada ikan di bagian insang, sirip dan kulit yang diserang penyakit ini. 
Pengendalian :
  • Menjaga kualitas air memberikan pakan tambahan bernutrisi dan juga menaikan suhu air
  • Melakukan filterisasi dan perendaman ikan terserang dengan garam atau vaksinasi sesuai petunjuk
Bakteri
Penyebab : Bakteri Aeromonas dan Pseudomonas. Gejala nafsu makan ikan berkurang, ikan berwarna pucat, gerakan lambat dan bobot badan menurun. 
Pengendalian :
  • Melakukan pergantian air secara teratur
  • Melakukan perendaman ikan terserang dengan larutan formalin, bakterisida dan juga vaksinasi sesuai petunjuk
Virus 
Penyebab : Koi Herves Virus “KHV”. Untuk gejala ikan akan mati tiba-tiba, ikan juga akan sering ke permukaan, gerakan lambat dan juga akan menurunkan produktivitas. 
Pengendalian :
  • Menjaga kualitas air, kola dan melakukan pembersihan kolam
  • Melakukan perendaman ikan terserang dengan larutan vaksinasi atau formalin dan zat lainnya sesuai dosis
Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Ikan Bawal dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 
Baca Juga:
Baca Juga :   Tanaman Talas (Indentifikasi Dan Teknis Pengendalian Hama Penyakit)