Cara Budidaya Sawi Hijau Maupun Putih

Posted on
Cara Budidaya Sawi Hijau Maupun Putih
Rate this post
Semua orang pasti sudah tau bentuk tanaman sawi,nah di sini kita akan membahas lebih dalam lagi mengenai budidaya sawi.sawi mempunyai kelopak daun yang panjang.tipis,halus,lembut dan bentuknya yang ramping,Para petani juga mengenal 3 macam sayuran sawi,yang di budidayakan di negara indonesia terdiri Seperti:
  • Sawi putih
  • Sawi hijau
  • Dan sawi huma
Masarakat juga sering menyebut sawi dengan panggilan Caisim Caisim/sawi juga merupakan sayuran yang mudah kita temukan di pasar-pasar,Batang daunya yang cukup panjang dan ramping,warnanya yang agak putih,dan daunya yang hijau cerah,rasanya yang sedikit pahit.Caisim/sawi juga banyak di gunakan para pedagang pedagang,seperti pedagang bakso,mie ayam dll.sawi juga bukan asli tanaman indonesia loh,negara asalnya adalah di Asia.Nah karena di indonesia ini tanah dan,kecocokan terhadap iklim cuaca yang bagus dan pas.maka para petani di indonesia banyak yang menanam sawi ,karena tumbuhan sawi ini yang tahan terhadap iklim cuaca yang panas dan dingin
Sehingga cocok di tanam di ketinggian tanah 200-850meter kira-kira di atas permukaan laut, tapi biasanya para petani membudidayakan sawi pada tanah yang mempunyai ketinggian kisaran 100-450 meter Selain itu sawi juga kebal terhadapair hujan sehingga bisa di tanam setiap tahunya,dan yang paling penting pada musim kemaru yang perlu di perhatikan adalah penyiraman yang rutin,setiap harinya,minimal pagi dan sore hari Langkah-langkah yang harus di perhatikan biar bisa menghasilkan tanaman biar mendapatkan hasil panen yang di ingikan adalah:
 
memilih benih sawi yang baikPembenihan Bibit Sawi
Benih adalah salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Benih yang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram.

Benih sawi berbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, jika beli bibit harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil.

Baca Juga :   Tutorial Teknis Budidaya Ikan Gurame (Osphronemus gouramy)

Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misal tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawi yang lain. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan mesilnya dengan dianginkan, tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun

Pembibitan

Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman. Karena lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. Sedang ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. Curah hujan lebih dari 200 mm/bulan, tinggi bedengan 20 – 30 cm
Dua minggu sebelum di tabur benih, bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang lalu di tambah pupuk DJENIUS 21 (dosis sesuai aturan )
Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur, lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm, lalu disiram dengan sprayer, kemudian diamati 3 – 5 hari benih akan tumbuh setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan
Membuat Lahan Budidaya Sawi
Pengolahan lahan secara umum dilakukan dengan melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan langkah-langkah pertama tanah harus di cagkul guna memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara pemberian pupuk dasar juga sangat baik untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan, proses pengolahan tanah yang mau digemburkan harus dibersihkan dari rerumputan, semak-semak atau pepohonan yang tumbuh
Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Pemberian pupuk organik sangat baik untuk penyiapan tanah. Sebagai contoh pemberian pupuk kandang yang baik yaitu 10 ton/ha. Pupuk kandang diberikan saat penggemburan agar cepat tercampur dengan tanah yang akan kita gunakan
Dan agar mendapat sinar matahari sebaiknya bedengnya di arahkan menuju barat dan timur,ukuran bedeng di buat lebar 160 cm,dan tinggi 50 meter,luasnya bisa di sesuai dengan lahan yang anda punya ,lahan yang PH,nya rendah sebaikya berikanlah pengapuran,setelah pengapuran selesai biarkanlah 2 mingguan lebih sebelum penanaman sawi di mulai,supaya nantinya hasilnya bagus jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2
Penanaman Sawi Hijau Maupun Putih
Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm, seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 10 ton/ha, dan di semprot pupuk organik DJENIUS 21 (Dosis sesuai aturan). Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm , 30 x 30 dan 20 x 20 cm.

Baca Juga :   Belajar Cara Budidaya Bawang Merah Lengkap

Pilihlah bibit yang baik, pindahkan bibit dengan hati-hati, lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm

Pemeliharaan
umumnya tanaman sawi bisa di panen ketika sudah mencapai umur 50 hari
Dalam penanaman Pemeliharaan adalah hal yang sangat penting. Sehingga sangat berpengaruh terhadap hasil yang akan diperoleh.Hal pertama yang perlu diperhatikan yaitu penyiraman, penyiraman ini tergantung pada musim,
Bila musim penghujan maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada, tetapi sebaliknya jika musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. jika cuaca tidak terlalu panas penyiraman dilakukan satu kali sehari sore atau pagi hari
Penjarangan
Penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya bisa dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat.Selanjutnya tahap yang dilakukan adalah penyulaman,Penyulaman adalah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Caranya tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru
Penyiangan
Hal ini biasanya dilakukan 2 hingga 4 kali selama masa pertanaman sawi, disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman
Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan.Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam, yaitu dengan urea 50 kg/ha. Dapat juga dengan satu sendok the sekitar 25 gram dilarutkan dalam 25 liter air dapat disiramkan untuk 5 m bedengan. 
 
Pemanenan Tanaman Sawi Putih Maupun Hijau
 
Sawi bisa di panen pada umur 40 hari setelah penanaman.dan sebelum pemanenan cek ke adaan sawi tersebut,pilihlah yang sudah layak panen biasanya ada yang pertumbuhanya lambat ,sawi yang siap panen bisa di lakukan dengan 2 macam;
  1. Mencabut tanaman sawi beserta akarnya
  2. Potonglah pangkal batang sawi yang paling bawah
Sesudah di panen letakanlah sawi ter sebut pada tempat yang sejuk hindarkan pada terik matahari,karena akan membikin sawi menjadi layu.Setelah proses pemanenanya selesai ,penjualan sawinya juga gampang dan banyak para pedagang yang membelinya satu iket sawi hijau maupun putih di beri harga Rp4.000,00/kg harga sawi tidak selalunya sama.kadang bisa turun,juga naik.tergantung dari harga pasar dan penerapan waktu tanam

Baca Juga :   Cara Budidaya Belut Dalam Drum

Selai itu juga manfaat sawi banyak sekali mengandung vitamin,B kompleks mineral,dan zat besi.mulailah bergaya hidup sehat,karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuatt..sekian dulu tips dari saya wasallam,dan terimakasih semoga bermanfaat bagi anda