Budidaya Durian Musangking (Varietas Unggulan) Dan Panduan Teknis Lengkap

Posted on
Budidaya Durian Musangking (Varietas Unggulan) Dan Panduan Teknis Lengkap
5 (100%) 1 vote

Budidaya Durian Musangking (Varietas Unggulan) Dan Panduan Teknis Lengkap

Budidaya Durian Musangking (Varietas Unggulan) Dan Panduan Teknis Lengkap – Durian Musangking siapa tidak mengenal jenis varietas durian yang satu ini,karena begitu terkenal akan ENAK nya buah berduri sempat menjadi perdebatan dua (2) Negara,tentang kepemilikan asal-usul siapa pemiliki jenis durian ini. Akhir pada tahun 2014 resmi sudah,durian musangking menjadi miliki Indonesia. Durian ini sudah cukup ternama tidak hanya didalam negeri,bahkan luar negeri Lho kelezatan rasa,aroma,tekstur daging dari buah ini tidak usah diragukan lagi.

Menurut data produksi nasional tanaman Hortikultura pada tahun 2010 konsumsi untuk durian menempati peringkat tujuh (7)sebagai buah konsumsi rata-rata per kapita rumah tangga di Indonesia,hal ini menjadi suatu alasan pembudidayaan durian tetap EKSIS sampai sekarang. Pemanfaatan peluang usaha dari tanaman durian tidak terbatas dari hasil buah musiman saja,akan tetapi juga pada perbanyakan tanaman.

Budidaya Durian Musangking (Varietas Unggulan) Dan Panduan Teknis Lengkap

Budidaya Durian Musangking

Adapun budidaya durian musangking yang diantaranya yaitu:

Syarat Tumbuh

  • Tumbuh optimal didaerah tropika basah dengan ketinggian tempat 100-500 meter dpl.
  • Curah hujan ideal antara 1000-2000 mm/tahun merata sepanjang tahun,dengan lama bulan basah 9-10 bulan/tahun dan musim kering lebih dari 3 bulan akan menggangu pematangan buah durian.
  • Mengingikan jenis tanah,bertekstur gembur dan subur dapat tumbuh pada tanah liat dan sedikit berpasir.
  • Durian tumbuh baik pada tanah dengan pH netral,selainitu durian menghendaki tanah dalam, dengan drainase baik karena akar durian peka terhadap genangan air.

Perbanyakan Durian Musangking

Perbanyakan tanaman durian dapat dilakukan dengan dua (2 ) cara yaitu;perbanyakan secara generatif (biji) dan perbanyakan secara vegetatif melalui (sambung pucuk,okulasi dan cangkok). Namun perbanyakan durian mengunakan biji terbilang membutuhkan waktu yang cukup lama,bila dibandingkan dengan cara vegetatif.

Baca Juga :   Panduan Teknis Budidaya Duku Meningkatkan Produktifitas Panen Musiman

Perbanyakan durian mengunakan biji (generatif)cenderung digunakan sebagai batang bawah untuk kegiatan teknik perbanyakan secara grafting atau okulasi. Tingkat keberhasilan dengan cara vegetative terbilang tinggi,sehingga tidak salah banyak pembudidaya mengunakan cara ini terbilang efektif dan efiesien dalam segi waktu,tenaga dan pembiayaan pemeliharaan.

Syarat Bibit Durian Siap Tanam

  • Bibit durian siap tanam memiliki tinggi 20-25 cm untuk perbanyakan teknik sambungan dan 15-20 untuk perbanyakan teknik okulasi atau penempelan.
  • Bibit durian telah memiliki 7-8 helai dengan tinggi batang atas telah mencapai minimal 40 cm.
  • Umur bibit durian telah memasuki umur 6-7 bulan di pembibitan,dengan catatan lolos penyeleksian bibit cacat atau abnormal.
  • Kondisi bibit durian siap tanam memiliki kondisi bibit sehat,bugar dan terhindar dari penyakit busuk akar.

Persiapan Lahan

Persiapan lahan tanaman durian dapat dimulai dengan cara membersihkan sekaligus meratakan dan mengemburkan semak belukar (rumput berkayu) dan rumput alang-alang dengan cara manual (cangkul) dan mesin (bajak),setiap kegiatan pengolahan lahan sesuaikan dengan kondisi areal calon penanaman dengan luasan penanaman,sebelum melakukan tindakan persiapan lahan.

Selain itu kondisi tanah yang akan diolah juga harus sesuai dengan persyaratan tumbuh tanaman durian yaitu tanah yang mengandung banyak bahan organik serta drainase tanah yang baik,kemudian dilanjutkan dengan Kegiatan pengapuran sangat diperlukan jika kondisi pH tanah tidak sesuai dengan persyaratan pH tanah untuk tanaman durian yaitu dengan cara pemberian kapur.

Persiapan Tanam

Kegiatan persiapan penanaman durian meliputi; kegiatan menentukan pola tanam,pembuatan lubang tanam dan cara penanaman. Menentukan Pola Tanam. Tanaman durian banyak ditanam dan dibudidayakan baik di kebun,dipekarangan maupun sebagai tanaman sela (tumpang sari) dengan Jarak tanam yang dianjurkan bervariasi dari jarak tanam 10 x 12 meter atau 10 x 10 meter.

Namun hal yang perlu diperhatikan adalah penentuan jarak tanam durian harus cukup lebar, hal karena jika tanaman durian memasuki dewasa makan pertumbuhan tajuknya akan melebar dan membutuhkan ruangan yang cukup luas. Pembuatan Lubang Tanam. Lubang tanam tanaman durian dengan ukuran 80 x 80 x70 atau 70 x70 x60 cm, usahakan pembuatan lubang tanam dibuat 2-3 minggu sebelum bibit ditanam.

Baca Juga :   5 Cara Mudah Menanam Durian Musang King "Berbuah Lebat"

Penanaman Durian Musangking

Penanaman baik diusahakan memasuki awal musim penghujan dan persiapan tanam dimulai dengan menyiapkan bibit durian yang telah memasuki umur 6-7 bulan yang telah melewati tahapan seleksi (sortasi) bibit sehat,tidak abnormal (cacat) dan peralatan yang dibutuhkan seperti;cangkul, lingkis dan pisau diarea penanaman. Teknis penanaman dengan mengali tanah lapisan atas pada kedalaman ±20 cm,disisi lubang secara terpisah dari lapisan bawah,kemudian masukan pupuk kandang sebanyak 20-30 kg/lubang dan biarkan selama 1-2 minggu,setelah itu masukan bibit durian tepat didalam lubang tanam tersebut sejajar dengan permukaan tanah masukan perlahan bibit durian secara hati-hati. Selanjutnya tutup lubang dengan lapisan atas dan lapisan bawah kemudian padatkan dan ratakan.

Tahapan berikutnya berikan naungan untuk menghindari sengatan matahari,guyuran hujan dan angin kencang,bila perlu tutupi tanah disekitaran bibit durian mengunakan jerami kering agar kelembapan tanah tetap stabil,setelah memasuki umur 3-5 bulan naungan tersebut dibongkar secara utuh.

Pemeliharaan Tanaman

Kegiatan pemeliharaan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam pembudidayaan buah durian dan meningkatkan produktifitas buah durian ditiap tahunnya.Kegiatan pemeliharaan meliputi;penyulaman,penyiangan,pengairan dan penyiraman dan pemupukan.

Penyulaman Bibit. yaitu menganti tanaman durian yang mati dilokasi tanam dengan tanaman yang baru, penyulaman segera dilakukan tidak lebih 2 minggu setelah tanam, dengan cara menganti tanaman baru yang memiliki umur yang tidak jauh berbeda dengan tanaman yang akan kita ganti tersebut.

Penyiangan. Kegiatan penyiangan dilakukan dengan mengurangi sejumlah gulma (rumput liar) yang bersifat sebagai pesaing dan mengangu pertumbuhan bibit rambutan dengan cara mengkoret dengan cangkul dan penyemprotan pestisida jenis herbisida (racun rumput).

Pengairan dan Penyiraman. Tanaman durian membutuhkan ketersedian air yang cukup terutama pada musim kemarau. Selain itu juga tanaman durian,bila dirasa sudah cukup kuat dan kokoh maka penyiraman dilakukan seperlunya saja. Di sekitar lubang tanam sebaiknya dibuat saluran air untuk mencegah air yang tergenang baik yang berasal dari hujan maupun air penyiraman.

Baca Juga :   Cara ”Sukses” Perbanyakan Tanaman Duku Dengan Teknik Grafting
Pemupukan Tanaman
  • Tujuan pemupukan untuk memastikan ketersedian beberapa unsur hara (sumber makanan tanaman)terkecukupi didalam tanah,sehingga pertumbuhan tanaman menjadi baik dan memiliki produksi yang tinggi.
  • Waktu pemupukan dilakukan diawal musim penghujan,jenis pupuk yang diberikan,pemupukan sangat diperlukan untuk meningkatkan ketersediaan hara tanah. Jenis pupuk yang digunakan dapat mengunakan pupuk organik (pupuk kandang) maupun pupuk anorganik (pupuk kimiawi),
  • Berikan pupuk NPK sebanyak 500 gram pada saat tanaman durian memasuki umur 1 tahun,jumlah pupuk diberikan meningkat setiap tahun sesuai dengan umur durian tersebut 1 kg NPK pada umur 2 tahun,1,5 kg NPK pada umur 3 tahun,2 kg NPK pada umur 4 tahun. Teknis pemberian pupuk dapat dilakukan dengan teknik rorak (selokan) melingkari tanaman dengan kedalaman 10-15 cm,lingkaran berubah mengikuti pertumbuhan tanaman dan tajuk pohon,kemudian taburkan pupuk secara merata ke rorak dan tutup kembali dengan tanah

Panen Durian Musangking

Siklus panen buah durian dimulai dengan tumbuh bunga yang muncul pada usia normal buah durian 6-7 tahun,dengan musim berbunga jatuh pada musim kemarau,sekitar bulan juni-september. Kemudian tanaman durian akan berbuah setelah memasuki 4-5 bulan setelah berbunga.

Kriteria Durian Siap Panen
  • Ujung duri kulit buah lentur,sedikit kering dan berwarna cokelat tua.
  • Tangkai buah lunak dan mudah untuk dibengkokkan
  • Garis-garis diantara duri berwarna menjadi gelap
  • Buku pada tangkai buah membengkak dan garis pemisah tampak jelas
  • Bila diketuk terdengar suara seperti memukul gentong yang berisi air.
  • Umumnya telah berumur 120-130 hari setelah penyerbukan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Budidaya Durian Musangking (Varietas Unggulan) Dan Panduan Teknis Lengkap dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: