11 Cara Mudah Menanam Bonsai Untuk Pemula

Posted on
11 Cara Mudah Menanam Bonsai Untuk Pemula
5 (100%) 1 vote

Cara Menanam Bonsai – Dalam hal ini bonsai pada dasarnya ialah sebuah teknik yang digunakan untuk membuat tanaman lebih menarik, yang sehingga akan membuat tanaman lebih banyak disukai oleh banyak orang. Bonsai ini ialah salah satu tanaman yang tergolong relative mahal ialah bagian dari cara untuk menciptakan potensi bisnis dari tanaman hias itu sendiri.

Cara Menanam Bonsai Untuk Pemula 

Dan selain itu tanaman bonsai ini tidaklah terbatas hanya satu jenis golongan saja. Tetapi dapat digunakan untuk semua jenis tanaman yang mempunyai waktu hidup yang cukup panjang. Pada umumnya ialah tanaman bonsai ini ialah tanaman yang menggunakan kayu, tetapi beberapa dari tumbuhan lainnya juga dapat dijadikan bonsai.

Cara Menanam Bonsai

Kriteria Tanaman Yang Dapat Dibuat Bonsai

Bakalan bonsai ialah sebutan untuk tanaman yang dapat digunakan untuk tanaman bonsai. Biasanya bakalan dari bonsai itu sendiri ialah tanaman yang diambil dari alam maupun dari pengembangbiakan baik menggunakan biji, cangkok, setek ataupun enten.

Apapun asalnya bakalan bonsai yang dimaksud ialah harus memiliki karakteristik-karakteristik yang harus dimiliki untuk tanaman bonsai. Apabila memiliki karakteristik dari tanaman itu sendiri, maka tanaman tersebut dapat digunakan untuk dijadikan bonsai yang tergolong sempurna. Biasanya tanaman yang dapat dijadikan bonsai ialah tipe tanaman yang memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:

  • Tanaman Dikotil

Tanaman dikotil atau disebut juga tanaman biji berkeping dua yang pada umumnya memiliki batang keras dan memiliki kambium. Tipe dan jenis seperti inilah yang paling ideal untuk dijadikan tanaman bonsai, apabila tanaman tersebut berjenis monokotil “perdu, kelapa, bamboo dan semak” dapat pula dijadikan bonsai, akan tetapi menjadi bonsai yang dikerdilkan atau biasa disebut dengan bonsai sejati.

  • Berumur Panjang

Berumur panjang karena pada dasarnya tanaman bonsai ialah tanaman yang bersifat seni dan terus tumbuh, jadi bakalan bonsai ialah tanaman yang sekiranya dapat bertahan puluhan, hingga ratusan tahun apabila diperlukan.

  • Tanaman Kuat

Maksud dari ini ialah tanaman bonsai ialah tanaman yang dapat bertahan hidup dari hujan serta panas, dan juga tanaman tersebut dapat menahan kondisi dari kecilnya lahan menanam karena hanya menggunakan pot. Selain itu sebagai bonsai bakalan bonsai diharapkan juga dapat hidup lama meskipun makanan yang didapatkan dari luar hanya sedikit dengan pertumbuhan terhadap akar dan batang yang tergolong terbatas.

  • Bentuk Yang Indah Secara Alami

Biasanya pohon yang dilakukan pembonsaian ialah tanaman yang memiliki daya tarik sedari awalnya baik itu berdasarkan daun, bunga, batang, akar. Maupun buah dari tanaman bonsai tersebut. Oleh karena itu keindahan dari tanaman akan semakin terlihat dan sempurna apabila mendapatkan perawatan yang sebagaimana seharunya bonsai dilakukan.

  • Tahan Mendapatkan Perlakuan

Dikarenakan untuk pembonsaian tanaman harus memiliki kemampuan dimana tanaman tersebut tahan dari gangguan dari luar. Pohon perlu dilakukan teknik yang dimana berbeda dari perawatan tanaman-tanaman lainnya. Seperti dipangkas, dililiti kawat demi mendapatkan bentuk yang sempurna dari tanaman bonsai itu sendiri, pada umumnya tanaman yang biasanya dapat digunakan untuk membonsai ialah Azalea, Jeruk dan Beringin.

Baca Juga :   4 Cara Mudah Budidaya Gandum yang Bernilai Ekonomi

Pada dasarnya setiap tanaman dapat dijadikan bonsai tetapi harus memiliki ketekunan dan ketelatenan untuk menciptakannya menjadi tanaman hias. Nah oleh dari itu maka kita dapat menjelaskan penjelasan dibawah ini untuk mengetahui bagaimana cara melakukan teknik bonsai pada tanaman itu sendiri.

Tahap Pemilihan Bibit

Pada dasarnya bibit yang akan digunakan untuk pembuatan bonsai atau bakal dari bonsai ini dapat langsung dilakukan dengan pemilihan tanaman yang akan digunakan sebagai bonsai. Sebagai contoh harus memiliki cabang yang  kemudian pada nantinya cabang tersebut wajib mendapatkan perlakuan khusus seperti dililit kawat, dipoting dan di kreasikan sedemikian rupa agar menjadi tanaman bonsai.

Selain itu, teknik pembuatan bibit dari tanaman bonsai sendiri disemaikan dengan menggunakan penyemaian yang ada di alam terbuka, cangkok yang akan diperlukan keterampilan, okulasi serta bongkahan dari tanaman yang bertunas dan terlihat dapat untuk bertahan hidup.

Semai Bakal Bonsai

Mendapatkan bibit bonsai dapat dilakukan dengan cara melakukan penyemaian yang dapat dilakukan sendiri, meskipun dianggap tidak efisien, karena proses dari penyemaian akan memakan proses yang tergolong cukup lama.

Media Tanam

Karena bonsai ditanam pada pot yang kecil maka dari itu media tanam yang digunakan untuk menanam bonsai sangat terbatas. Hal ini akan menyebabkan bonsai memiliki sedikit nutrisi yang akan didapatkan serta sensitive terhadap air yang digunakan untuk penyiraman. Oleh karena itu media tanam yang digunakan akan dipilih sedemikian rupa agar nutrisi serta air dapat tersalurkan secara baik menuju bonsai, media tanam yang dapat digunakan ialah:

  • Pasir, dengan sifanta yang dapat dengan mudah menghantarkan air, akan mencegah air diam terlalu lama di dalam pot yang digunakan, selain itu juga memudahkan udara untuk masuk ke dalam media tanam.
  • Tanah, biasanya yang diguanakan ialah tanah gunung yang berwarna hitam atau berwarna cokelat tua dan biasanya tanah merah.
  • Humus, biasanya yang digunakan ialah daun atau ranting yang telah mengalami proses pelapukan secara natural dalam interval waktu yang terbilang cukup lama.
  • Pupuk organik, biasanya yang digunakan ialah kotoran kambing yang telah matang, warnanya berupa cokelat tua atau hitam dan tidak mengeluarkan bau.
Baca Juga :   Gejala & Cara Mengatasi Hama Lalat Buah Tanaman Cabai

Teknik Penanaman Bonsai

Terdapat tiga teknik menanam bonsai yakni penyetekan, pencangkokan, serta pembuatan okulasi. Dalam pembuatan bibit tanaman bonsai itu sendiri dapat dilakukan dengan cara setek dan cangkok yang kemudian akan menciptakan tanaman baru yang tergolong dalam jangka waktu yang terbilang sebentar “1-2 bulan”.

Pembuatan okulasi juga terbilang lama yakni membutuhkan waktu sekitar 1 tahun, stek yang digunakan untuk bonsai ini biasanya stek lunak, stek keras dan stek daun. Dalam proses pencangkokan, pilihlah dahan yang seukuran sebesar pensil atau ibu jari, selain itu kulitnya juga mudah dilepas. Cara menanam bonsai dengan teknik cangkok yaitu:

  • Kuliti dahan dengan lebar sekitar 3-5 cm.
  • Buang getah dengan cara mengeruknya dengan menggunakan lap kain yang kering.
  • Diamkan selama 3-4 hari.
  • Tutuplah luka dengan menggunakan mos yang sebelumnya telah dibasahi atau dengan menggunakan campuran dari tanah serta pupuk organic dengan perbandingan 1:1.
  • Lilitkan mos atau tanah dengan beberapa lembaran plastik kemudian ikatlah pada masing-masing dari ujung dari kain tersebut.
  • Kemudian lubangilah plastik tersebut dengan menggunakan jarum dengan tujuan agar terdapat pertukaran udara di dalam plastik.

Cara Menanam Bonsai

Pertama kali tanaman bonsai dipilih berdasarkan tanaman yang memiliki batang induk yang kuat dan kemudian akan dilakukan proses pemindahan menuju pot. Kemudian bentuklah tanaman dengan menggunakan kawat, sesuai dengan yang kalian sukai. Secara rutin periksalah ranting dan cabang yang tumbuh pada tanaman agar dapat dibentuk.

Cara menanam bonsai bagi pemula selanjutnya ialah pemilihan dari tanah itu sendiri, karena mulai dari media tanam itu sendiri bagaimana cara kita dapat menahan pertumbuhan dari batang, ranting serta dahan. Pilihlah tanah yang memiliki kandungan humus yang sedikit serta jagalah agar kelembaban tanah tersebut tetap stabil, jangan biarkan air menggenang pada satu tempat. Hal yang perlu diperhatikan dalam cara menanam bonsai yaitu:

  • Pilihlah pot yang sesuai dengan bonsai yang akan ditanami.
  • Pengisian media tanam, karena bonsai mengikuti keadaan tanah di dunia nyata maka lapisan paling atas tidak melebihi 35 cm dan bersifat memiliki banyak humus yang subur. Lapisan kedua ialah lapisan yang dapat menyalurkan air menuju bawah agar menjadi air tanah. Lapisan ketiga membentuk bebatuan dan lapisan empat ialah lapisan yang menyerap air.
  • Pengamanan isi pot, pasir batu kerikil serta tanah yang memiliki serangga akan sangat membahayakan tanaman bonsai. Oleh karena itu diperlukan pembersihan isi pot agar terhindar dari bahaya terkena serangan serangga yang kemudian akan mengganggu proses pertumbuhan tanaman itu sendiri.
Baca Juga :   8 Cara "Paling Mudah" Menanam Kacang Hijau dengan Benar

Teknik Pembentukan Bonsai

Proses pembentukan ialah membentuk kembali tanaman yang berada di alam bebas dengan mempertahankan struktur tumbuhannya, prosesnya ialah sebagai berikut:

  • Tahap pertama ialah membentuk kerangka dasar dari bakal bonsai. Tanaman bonsai yang sebelumnya telah diberikan perawatan akan menjadi siap untuk dilakukan proses pembentukan kerangka dasar. Tanaman yang sebelumnya telah mengalami proses pemindahan dan telah memasuki proses penyembuhan. Batang induknya sudah kuat dan tidak dapat digerakkan lagi dan telah mencapai ketinggian yang telah diharapkan.
  • Tahap kedua ialah membentuk dan mengatur arah, membentuk dan mengatur arah dari bakal bonsai ialah proses yang terbilang cukup lama. Oleh karena itu diperlukan media bantuan seperti kawat yag akan mempertahan proses dari dahan yang akan dibentuk. Biasanya kawat yang digunakan ialah kawat kuningan dengan diameter yang telah disesuaikan dengan ranting.

Pemeliharaan Tanaman Bonsai

Setelah melakukan penanaman siramlah bakal bonsai dan tanah dengan alat sprayer yang halus, air yang digunakan harus bersih, tidak berlumpur dan tawar. Apabila air kelur dari lubang air, hentikan proses penyiraman. Letakkan bakal bonsai pada posisi dimana tidak terkena banyak angin teduh serta gangguan dari luar lainnya.

Penyempurnaan Tanaman Bonsai

Karena pada dasarnya tidak semuanya dapat dijadikan bonsai, tanaman yang dapat dijadikan bonsai ialah tanaman beringin, jeruk dan delima. Proses menyempurnakan bonsai ialah proses menyusun ranting dan daun agar telihat seimbang dan menarik. Proses ini dilakukan dengan cara memetik titik tumbuh serta pemangkasan pada bakal bonsai. Proses pemangkasan biasanya dilakukan dengan cara memangkas dahan atau ranting yang tumbuh sedekat mungkin dengan ujung agar lukanya tertutup dengan sehat.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Menanam Bonsai Bagi Pemula dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya.

Baca Juga: