8 Cara “Paling Mudah” Budidaya Ikan Cupang Hias Bagi Pemula

Posted on
8 Cara “Paling Mudah” Budidaya Ikan Cupang Hias Bagi Pemula
5 (100%) 1 vote

Cara Budidaya Ikan Cupang – Dalam hal ini salah satu ikan hias yang paling mudah untuk dipelihara ialah ikan cupang, sehingga dapat dikatakan bahwa budidaya ikan cupang tidak perlu adanya tempat yang luas, yang sehingga tidak perlu menggunakan modal yang besar untuk budidaya ikan cupang. Nah cara budidaya ikan cupang ini bisa kalian coba di rumah, siapa tahu bisa dijadikan usaha rumahan ?

Cara Budidaya Ikan Cupang Hias Untuk Pemula

Ikan cupang memiliki nama latin yakni Betta sp yang merupakan ikan air tawar yang bisa hidup di daerah tropis, kalian bisa menjumpai ikan-ikan ini di perairan Asia Tenggara dan salah satunya ialah Indonesia, Negara kita tercinta. Pada umumnya ikan ini hidup berkelompok dengan ikan-ikan sejenisnya dan habitatnya dapat ditemui di daerah rawa-rawa, sungai dan danau. Intinya ikan ini sangat gemar sekali hidup di perairan yang tenang.

Cara Budidaya Ikan Cupang

Nah kenapa ikan cupang sangat mudah untuk dibudidaya karena salah satu keistemawaannya ialah daya tahan hidupnya. Ia mampu hidup didalam air yang minim oksigen, sehingga kalian bisa memelihara ikan cupang didalam toples kecil tanpa menggunakan aerator atau selang oksigen. Kenapa bisa begitu?? karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti layaknya paru-paru manusia. Nah labirin itulah yang membuat ikan cupang bisa bertahan hidup walaupun di tempat yang minim oksigen sekalipun, lalu beginilah cara budidaya ikan cupang hias bagi pemula, yang kalian bisa coba dirumah.

Tahap Memilih Jenis Ikan Cupang

Dalam dunia ikan khususnya para pehobi ikan cupang bahwa ikan cupang memiliki dua jenisikan cupang yakni cupang hias dan cupang adu. Cupang hias fungsinya sebagai ikan hias yang dapat dinikmati mata keindahan bentuk, warna, dan gerak tubuhnya dalam air, berbeda halnya dengan cupang adu yang memang dipelihara untuk diadu dengan ikan cupang adu lainnya.

Maka dari itu, di Jawa orang-orang banyak yang menyebutnya sebagai ikan tarung. Namun di beberapa Negara mulai menganggap bahwa mengadu ikan cupang adu ini ialah sebuah tindakan yang illegal atau tindakan yang melanggar aturan Negara yaitu merusak kelestarian alam, karena ikan cupang termasuk ke dalam pelestarian alam.

Untuk membedakan antara ikan cupang hias dengan cupang adu ini ialah dilihat dari bentuk dan gerakannya, jika gerakannya lebih agresif dan cepat, berarti ia ialah jenis ikan cupang adu. Semakin gesit gerakannya, maka ia semakin berpeluang besar untuk menang dalam peraduan ikan cupang menarik bukan??

Berdasarkan penelitian dari para ahli ikan hias, menyebutkan bahwa terdapat 73 spesies ikan cupang di bumi ini. Ya walaupun tidak semua spesies tidak masuk ke dalam kategori sebagai ikan peliharaan di rumah, karena mungkin sulit didapatkan alias sangat langkah spesiesnya. Nah spesies ikan cupang yang terkenal ini ialah kelompok splendens complex yang diantaranya ialah Betta Splendes, Betta mahachai, Betta stiktos, Betta imbellis dan Betta smaragdina, bahkan ada juga beberapa varian ikan cupang yang dikawinkan dengan spesies kelompok tersebut.

Tahap Pemilihan Induk Ikan Cupang

Nah apakah kalian usaha mulai tertarik dengan ikan cupang karena keistimewaan dan variannya? jika kalian mulai tertarik, saatnya kalian memulai langkah awal dalam budidaya ikan cupang. Langkah pertama yang perlu kalian lakukan dalam cara budidaya ikan cupang ialah memilih dan mendapatkan induk atau bibit ikan yang berkualitas. Usahakan kalian memilih induk ikan cupang yang berasal dari keturunan unggul dengan kondisi badan yang bugar, bebas penyakit dan cacat bawaan pada tubuh.

Baca Juga :   Hasilkan Uang, Dari Usaha Sampingan Budidaya Ikan Cupang Hias

Jika kalian sudah mendapatkan bibit atau indukan ikan cupang, saatnya kalian meletakkannya ke dalam wadah ikan bisa menggunakan toples, gelas air mineral bekas atau yang lainnya. Karena ikan cupang dapat hidup di air yang minim oksigen tanpa bantuan alat selang oksigen. Usahakan pisahkan antara betina dan jantan. Kalian bisa membedakan antara betina dan jantan dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Jantan yaitu gerakannya lincah, sirip ekornya melebar dan mengembang, tubuhnya lebih besar dari betina, dan warna tubuhnya cerah.
  • Betina yaitu kebalikan dari yang jantan bahwa ikan cupang yang betina gerakannya lebih lamban, sirip dan ekornya lebih pendek, tubuhnya lebih kecil dari jantan dan warnanya agak sedikit gelap.

Nah sudah tahu kan perbedaan antara betina dan jantan ? Kini saatnya kalian mulai melakukan pemijahan ikan cupang, namun sebelum kalian melakukan pemijahan ikan cupang, pastikan dulu indukan ikan cupang kalian sudah masuk ke dalam fase matang gonad atau fase ikan yang sudah siap untuk dikawinkan. Jadi kalian perlu mengetahui bagaimana ciri-ciri indukan ikan yang siap kawin itu. Selain itu, antara jantan dan betina memiliki ciri-ciri yang berbeda, ciri-cirinya ialah sebagai berikut:

Ciri-Ciri  Cupang Jantan

Adapun ciri-ciri cupang jantan yaitu:

  • Berusia sekitar 4 sampai 8 bulan
  • Bentuk badannya sudah mulai panjang
  • Siripnya mulai memanjang
  • Warnanya lebih terang atratif dari sebelumnya
  • Gerakannya lebih agresif dan lincah dari sebelumnya

Ciri-Ciri Cupang Betina

Adapun ciri-ciri cupang betina diantaranya yaitu:

  • Berusia sekitar 3 sampai 4 bulan
  • Bentuk badannya membulat dengan bagian perut sedikit buncit
  • Siripnya pendek dan warnanya agak kusam dan tidak menarik
  • Gerakannya melambat

Nah itulah ciri-ciri ikan cupang betina dan jantan yang siap untuk dikawinkan, ikan cupang jantan ini memang ikan yang lebih menarik bentuk dan warna tubuhnya karena fungsinya sebagai pemikat ikan betina lainnya.

Tahap Persiapan Pemijahan Ikan Cupang

Nah ikan cupang kalian siap dikawinkan atau dipijah, kalau ikan cupang kalian sudah siap memijah, kalian perlu menyediakan wadah atau tempat bisa menggunakan baskom kecil sekitar 20 x 20 x 20 cm lah untuk proses pemijahan ikan.

Selain itu kalian juga perlu menyiapkan gelas plastik kecil untuk ikan cupang betina nantinya. Seperti manusialah, kalau hendak dinikahkan kan, perlu suatu persiapan yang matang dan dekorasi. Ikan cupang betina pun juga begitu, perlu adanya dekorasi beberapa tumbuhan dalam gelas tersebut kalian bisa menggunakan tumbuhan air seperti keyambang contohnya.

Perlu kalian ketahui, dalam sekali pemijahan ikan cupang bisa menghasilkan sampai 1000 butir terlur ikan, bukannya hal demikian fantastis, nantinya telur-telur tersebut akan menetas selama 24 jam setelah pembuahan induk.

Menurut para pakar ikan cupang atau para pembudidaya ikan cupang bahwa tingkat kematian benih ikan cupang ini sangatlah tinggi. Karena berdasarkan pengalaman dari para pembudidaya ikan cupang bahwa dari 1000 telur ikan cupang hanya 30-50 ekor ikan cupang yang bisa dibudidaya hingga ke proses pemanenan yang lainnya gagal panen.

Nah kalau sudah dikawinkan ikan cupang jantan ini masih memiliki kesempatan untuk kawin lagi, berbeda dengan ikan cupang yang betina yang hanya sekali saja dia bisa dikawinkan. Kalau ikan jantan, bisa dikawinkan sampai 8 kali. Dengan renggang waktu sekitar 2-3 minggu setelah dikawinkan, jadi jangan memaksa ikan cupang jantan kawin lagi dengan ikan cupang betina lainnya kalau belum 2 minggu.

Baca Juga :   Peluang Usaha, Cara Budidaya Ikan Tawes Prospek Yang Menjanjikan

Proses Pemijahan Ikan Cupang

Nah jika persiapan pemijahan ikan cupang sudah matang kini saatnya kalian melanjutkan ke proses pemijahan ikan cupang. Dalam proses pemijahan ikan cupang jantan dan betina adapun beberapa langkah yang perlu kalian perhatikan berikut ini, langkah-langkahnya ialah sebagai berikut:

  • Isilah dengan air bersih ke dalam wadah yang sudah dipersiapkan tadi, isi air dengan ketinggian kira-kira 10-15 cm, ada baiknya dalam proses pemijahan ini. Kalian menggunakan air tanah atau air sungai yang jernih. Jika kalian menggunakan air tanah, endapkan terlebih dahulu dengan waktu semalaman. Sehingga air akan berubah menjadi benar-benar jernih nantinya dan perlu kalian ketahui bahwa kalian harus menghindari air dalam kemasan atau air PAM yang berbau keporit dalam proses pemijahan. Hal ini akan mengakibatkan sehingga, air akan berubah menjadi benar-benar jernih nantinya dan perlu kalian ketahui bahwa kalian harus menghindari air dalam kemasan atau air PAM yang berbau kaporit dalam proses pemijahan. Hal ini akan mengakibatkan gagalnya proses pemijahan dan hancurnya telur-telur ikan cupang kalian.
  • Jika kalian sudah mengisi air ke dalam wadah untuk proses pemijahan, saatnya kalian menambahkan tanaman air ke dalam wadah yang berisi air. Fungsinya tanaman tersebut nantinya akan dijadikan sebagai tempat beruyak berlindung. Namun perlu diingat dalam pemberian tanaman air ke dalam wadah, jangan berlebihan alias terlalu padat tanamannya, hal ini akan membuat oksigen semakin berkurang walaupun ikan cupang dalam hidup di dalam air yang minim oksigen.
  • Jika tanaman air sudah ada di dalam air, saatnya kalian memasukkan ikan cupang jantan ke dalam baskom yang sudah disiapkan tadi dan biarkan selama satu hari penuh, nantinya ikan tersebut akan membuat beberapa gelembung udara yang fungsinya untuk menyimpan beberapa telur yang sudah dibuahi nantinya. Namun jika ikan jantan tersebut terlihat tidak membuat gelembung udara, silahkan kalian pancing ikan jantan dengan memasukan ikan betina ke dalam baskom tapi dengan cara terpisah.
  • Caranya bagaimana?? cukup masukan ikan betina ke dalam gelas plastic bening atau bekas gelas air mineral dan benamkan ke dalam baskom tadi, dimana ikan jantan berada. Nantinya ikan jantan akan beraksi dan membuat gelembung-gelembung udara. Kalau orang bilan sih ini kode dari si jantan bahwa ia siap kawin dengan si betina.
  • Nah jika si jantan sudah mulai membuat beberapa gelembung udara saatnya kalian menyatukan si betina dengan si jantan. Waktu yang baik untuk proses pemijahan ini bisa dilakukan di pukul 7 sampai 10 pagi atau pukul 4 sampai 6 sore. Karena suhu udara dapat mempengaruhi sifat kedua ikan tersebut nantinya. Dalam hal ini ikan cupang sangat sensitif ketika mereka kawin, jadi sebaiknya kalian menutup baskom tersebut dengan koran atau kalian bisa meletakan baskom ke ruangan yang sekiranya jauh dari jangkauan dan suara berisik orang-orang yang lalu lalang, alias mereka tidak mau diganggu saat bulan madu, udah kaya orang aja,, hehehe.
  • Kalau proses pembuahan sudah terjadi sebaiknya segera kalian angkat si betina ini, karena yang tanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak atau telur ikan cupang ini ialah si jantan. Jadi kalian pisahkan si betina dari burayak. Nantinya si jantan akan meletakkan telur-telur itu ke dalam gelembung-gelembung udara yang sudah dibuatnya tadi. Kenapa si betina harus dipisahkan dengan burayak, karena si betina nantinya akan memakan beberapa telur yang ada di sekitarnya.
  • Satu hari kemudian telur-telur itu akan metenas dan menjadi burayak, nah selama 3 hari kalian tidak memberikan pakan pada burayak-burayak tersebut tidak masalah, karena burayak-burayak tersebut masih menyimpan beberapa nutrisi ketika ia masih di dalam telur. Selain itu ikan cupang jantan akan berpuasa selama ia menjaga burayak-burayak. Wah so sweet bangetnya,,hehehe.
  • Tiga hari kemudian, tiga hari setelah telur menetas, kalian bisa memberikan kutu air yakni moina atau daphnia sebagai pakan burayak-burayak itu. Perlu dicatat bahwa dalam memberikan pakan, jangan terlalu banyak atau lebih banyak dari jumlah burayak, karena hal ini akan mengotori air dan menyebabkan gangguan pada kesehatan burayak, hingga menyebabkan mereka kematian.
  • Jika sudah dua minggu, baru deh ikan cupang jantan bisa kalian pisahkan dari burayak-burayak. Karena para burayak sudah tumbuh besar alias masa remaja yang bisa hidup sendiri. Namun jika burayak-burayak itu terlihat tampak membesar, sebaiknya kalian pindahkan burayak tersebut ke tempat yang lebih besar dan memberikan kutu air yang lebih besar. Nah larva nyamuk sangat cocok bagi mereka jadi, rumah kalian bisa bebas deh dari nyamuk.
  • Setelah 1,5 bulan burayak-burayak itu akan tumbuh dewasa dan saatnya kalian memisahkan antara yang jantan dan yang betina. Masih ingatkan perbedaan antara yang betina sama yang jantan ?? kalian bisa meletakkan ke dalam wadah pembesaran untuk pertumbuhan ikan cupang kalian.
Baca Juga :   Cara "Sukses" Budidaya Ikan Betok Di Kolam Terpal

Pakan Ikan Cupang

Pada umumnya ikan cupang sangat gemar sekali dengan kutu air, cacing sutera dan larva nyamuk. Jadi kalian mengurangi nyamuk yang ada di rumah kaliankan. Dalam memberikan pakan, sebaiknya kalian berikan sebanyak 3-4 kali dalam sehari agar proses pertumbuhan semakin cepat.

Namun dalam pemberian pakan pun jangan terlalu banyak, sedikit demi sedikit saja, karena jika kalian memberi pakan terlalu banyak nanti akan mengotori air dan mengganggu kesehatan ikan cupang kalian nantinya. Penumpukan makanan dalam air membuat ikan cupang kalian terganggu kesehatannya, ingat itu. Kalian tidak perlu repot dalam mencari kutu air, cukup cari diselokan-selokan yang tergenang atau sekarang sudah mulai banyak kok yang menjual pakan cupang atau kalian juga bisa membudidayakan kutu air sendiri.

Perawatan Ikan Cupang

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa ikan cupang sangat tahan hidup, bahkan bisa dipelihara di tempat yang minim oksigen. Namun sangat disarankan kalian juga perlu menjaga kondisi kualitas dari air tersebut. Kalian juga bisa memberikan filter pembersih pada akuarium ikan cupang kalian, agar kondisi air tetap terjaga kebersihannya, disini bisa membantu ikan cupang kalian terlihat bersih dan berkualitaskan.

Jadi agar ikan cupang kalian ingin terlihat sempurna dan bagus dilihatnya apalagi kalian ingin membawanya ke kontes kecantikan cupang, jadi kalian perlu merawat cupang kalian sebaik mungkin dengan menjaga kondisi air pada cupang.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Cara Budidaya Ikan Cupang Hias Bagi Pemula dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya.

Baca Juga: