Menanam Timun Suri “Peluang Budidaya Menjelang Ramadhan TIBA”

Posted on
Menanam Timun Suri “Peluang Budidaya Menjelang Ramadhan TIBA”
5 (100%) 1 vote

Menanam Timun Suri “Peluang Budidaya Menjelang Ramadhan TIBA”

Menanam Timun Suri “Peluang Budidaya Menjelang Ramadhan TIBA” – Siapa tidak mengenal buah yang satu ini,buah ini cukup populer saat memasuki bulan ramadhan tiba. Selain segar menjadi bahan campuran minuman serta jus, ternyata “timun suri” mengandung beberapa manfaatbaik bagi kesehatan.

Prospek peluang usaha budidaya timun suri terbilang cukup menjanjikan dengan tahapan cara menanam timun suri terbilang sederhana dengan masa panen relatif singkat 3-3,5 bulan siap untuk dipanen.

Menanam Timun Suri “Peluang Budidaya Menjelang Ramadhan TIBA”

Timun Suri

merupakan jenis tanaman buah yang berkerabat dekat dengan jenis labu-labuan cukup populer di Indonesia. Timun suri atau timun betik pada dasarnya lebih menyerupai serta lebih mendekati tanaman melon, semangka dan blewah dibandingakan mentimun. Beberpa hasil riset yang dilakukan di Laboratorium Biologi Genetika UGM menyimpulkan bahwa timun suri memiliki kromoson inti selnya 2n =24 sementara mentimun 2n=14. Memiliki bentuk daun seperti melon, sedangkan mentimun meruncing dan bijinya juga demikian lebih pendek seperti melon.

Manfaat Timun Suri

Selain menjadi bahan campuran minuman segar serta aneka jus nan nikmat ternyata timun suri mengandung nutrisi yang baik bagi kesehataan. Memiliki beberapa vitamin A dan C serta mineral esensial seperti kalsium, fosfor dan zat besi. Berkhasiat sebagai Antioksidan alami pencegah rusaknya sel tubuh,Memperlancar pencernaan, Menurunkan berat badan, Mengendalikan kadar gula, Mencegah kanker, menurunkan kolesterol serta mencegah terjadinya penyakit jantung.

Baca Juga :   Manfaatkan Luas Pekarangan Dengan Menanam Serai “Secara Komersial”

Tahapan Cara Menanam Timun Suri

Dimulai beberapa tahapan antara lain meliputi;pengadaan benih berkualitas, persiapan lahan tanam, teknis penanaman, perawatan tanaman, pemupukan timun dan masa panen.

Pengadaan Benih

Perbanyakan tanaman timun suri dapat dilakukan dengan cara genertif yaitu melalui benih. benih timun suri dapat diperoleh dari kios-kios pertanian yang telah mendapat kepercayaan oleh produsen benih atau membuat sendiri benih untuk menjadi bibit siap tanam melalui tahapan persemaian.

Teknis pengambilan benih dengan cara mengambil buah timun suri yang benar-benar tua (masak fisiologis). Kemudian belah serta ambil bijinya lalu jemur biji tersebut dibawah terik matahari selama 1 hari sampai kering. Berikan perlakuan benih (seed treatment) sebelum ditanam biji timun suri direndam dalam air hangat selama 1 malam dalam mempermudah proses percambahan biji.

Persiapan Lahan

Dapat dimulai dengan membersihkan dari keberadaan semak belukar serta rumput liar (gulma) yang dapat mengangu proses pembudidayaan dengan cara manual (cangkul) atau pembajakan (traktor) disesuaikan dengan luas lahan budidaya.

Lahan dibajak pada kedalaman 30 cm untuk mengemburkan tanah, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan bedengan dengan ukuran lebar 80 cm serta ketebalan 40 cm. Berikan pupuk dasar berupa pupuk kandang yang matang ditebarkan di atas tegalan dan biarkan lahan taman selama seminggu sebelum ditanami.

Penanaman

Di lakukan saat memasuki awal musim penghujan pada kondisi cerah di waktu pagi hari. Dimulai dengan membuat terlebih dahulu berupa lubang tanam dengan cara ditugal ke tanah pada jarak 100 cm x 100 cm antar lubang tanam. Kemudian masukan 2 biji timun suri pada setiap lubang, lantas lakukan penutupan yang dengannya mempergunakan tanah serta padatkan yang dengannya menekan mempergunakan kaki.

Baca Juga :   Manfaatkan Luas Pekarangan Dengan Menanam Serai “Secara Komersial”

Perawatan Tanaman

Dimulai dengan dilakukannya kegiatan penyulaman maksimal 1 minggu sesudah bibit timun suri telah tumbuh, hal ini bertujuan untuk menyeragamkan pertumbuhan dan masa panen tiba. Apabila tanaman timun suri mulai berbuah berikan alas agar buah tak langsung menempel dengan tanah.

Alas buah bisa mempergunakan jemari padi yng selesai dipanen ataupun mempergunakan rumur-rumput yng dicabut serta dikumpulkan. Penyiangan dilakukan dengan melihat kondisi pertumbuhan gulma dilokasi tanam,dengan cara mencabut serta menkoret gulma yang tumbuh disekitaran timun suri.

Pemupukan Timun Suri

Bertujuan memberikan sejumlah unsur hara tambahan ke dalam tanah untuk dimanfaatkan oleh tanam untuk dalam pertumbuhan. Pempukan dilakukan pada waktu tanaman berumur 1 bulan berupa 100 kg/ha urea, 200 kg/ha ZA, 100 kg/ha TSP dan 100 kg/ha KCl. Pupuk dimasukkan ke dalam larikan atau lubang tanah di sekeliling tanaman sejauh 15 cm dari batang.

Panen

Timun suri dapat dilakukan saat tanaman memasuki umur 3-3.5 bulan atau 70-75 hari setelah penanaman berlangsung. Pemanenan di lakukan yang dengannya memotong tangkai buahnya mempergunakan pisau panen. Buah timun suri hasil panen harus melalui tahapan pencucian yang bertujuan untuk membersihkan buah dari kotoran sekaligus mempercantik tampilan buah.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Menanam Timun Suri “Peluang Budidaya Menjelang Ramadhan TIBA” dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: