Literatur Teknis Ternak Cacing Lumbricus

Posted on
Literatur Teknis Ternak Cacing Lumbricus
5 (100%) 1 vote

Literatur Teknis Ternak Cacing Lumbricus

Ternak Cacing Lumbricus – Cacing Lumbricus Rubellus merupakan jenis cacing tanah tergolong binatang tidak bertulang belakang (Avertabrata) dengan penamaan ilmiah Lumbricus rubellus tumbuh baik di tanah gembur dan lembab.

Ternak cacing lumbricus tergolong jenis usaha ternak cacing yang cukup menjanjikan untuk dibudidayakan,selain karena manfaat cacing lumbricus baik untuk kesehatan terlebih penerapan teknologi cara beternak cacing,pakan cacing tanah sampai dengan pemasaran cacing lumbricus cukup mudah dan memadai.

Literatur Teknis Ternak Cacing Lumbricus

Ternak Cacing Lumbricus

Masa ternak sampai panen cacing lumbricus terbilang cukup singkat 3-4 bulan cacing dewasa sudah siap untuk dipanen. Namun sebelum memulai ternak jenis cacing ini,peternank cacing harus mengetahui beberapa hal penting sebagai kunci keberhasilan ternak cacing lumbricus meliputi;

  • Tempat atau media hidup cacing tanah haruslah mengandung bahan-bahan organik dalam jumlah untuk mendukung pertumbuhan cacing
  • Cacing Lumbricus Rebellus sangat menyukai bahan-bahan yang mudah busuk dan mudah untuk dicerna oleh organ mereka. Oleh karena itu pengunaan bahan-bahan organik pada media hidup cacing lumbricus menjadi penting dalam menyokong pertumbuhan pada,bahan organik tersebut dapat berasal dari ; dedaunan gugur, sayuran, kulit buah dan semacamnya.
  • Cacing Lumbricus Rebellus akan tumbuh optimal pada derajat keasaman (pH) yang netral berkisar (6 – 7,2), serta pada tingkat persentase kelembaban ideal berkisar 15% sampai 30%.
  • Suhu yang dibutuhkan untuk tumbuh optimal serta sampai fase telur menetas sekitar 15 – 25 °Celcius dengan lokasi ternak cacing sebaiknya di tempat yang tidak terpapar matahai langsung.
Baca Juga :   Cara Budidaya Tokek Hasil Yang Menguntungkan

Usaha Ternak Cacing

Lumbricus rubellus terbilang cukup menjanjikan dan banyak diusahakan peternak dan masyarakat umum, karena jenis cacing ini lebih unggul dibandingkan jenis cacing lainnya. Cacing jenis ini memiliki beberapa keunggulan antara lain; laju produktifitasnya tinggi, penambahan berat badan cukup signifikan, telur atau anakan lebih banyak dan kascingnya lebih melimpah. Selain itu, biaya pakan relatif renah karena cacing ini, hidup di sisa-sisa makanan bukan di kotoran. Inilah kenapa usaha ternak cacing ini banyak diminati.

Manfaat Cacing Lumbricus

Selain itu juga cacing jenis ini mengandung protein sekitar 76%  dan juga mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti asam amino sebanyak 17%, karbohidrat 45%, serta kandungan lemak dan abu yang hanya 1,5%. Serta bermanfaat sebagai bahan campuran untuk pakan ternak, cacing juga mempunyai manfaat yang lain, diantaranya untuk bahan dasar obat, penambah protein, kosmetik, penghancur sampah yang ramah lingkungan.

Cara Beternak Cacing

Media pembudidayaan cacing lumbricus dengan memanfaatkan limbah kotoran sapi yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan cacing tersebut.

  • Siapkan media berupa serbuk gergaji  hasil limbah kayu sebanyak 1 kg,yang sebelumnya diberikan perlakuan perendaman terlebih dahulu dengan mengunakan air,dengan tujuan untuk menghilangkan getah dan bau dari serbuk gergaji tersebut.
  • Kemudian masukan bahan berupa kotoran sapi sebanyak 3 kg,upayakan kotoran sapi tersebut telah jadi atau matang sempurna yang ditandai dengan warna hitam,ditutup dengan mencampurkan sejumlah media pendukung lain seperti;ampas tahu dan ampas aren yang masing-masing sebanyak 1 kg.
  • Masukan cacing indukan lumbricus sebanyak 1 kg,untuk berkembang biak,cacing lndukan tersebut akan mulai bertelur 1-2 minggu setelah kegiatan pemasukan bibit indukan. Apabila sudah terlihat telur berwarna kekuningan,selanjutkan kita dapat pisahkan antara cacing induk dengan telur tersebut.
  • Telur tersebut dimasukan kedalam media yang sama dengan media tumbuh indukan,untuk tumbuh menjadi cacing dewasa sekitar 5-6 minggu dan Indukan dewasa akan terus bertelur setiap 2 minggu sekali.
  • Cacing lumbricus dewasa  siap untuk dipanen setelah memasuki umur 5-6 minggunya yang nantinya akan diproses menjadi tepung pakan dan siap untuk diberikan ke ikan lele di pembudidayaan.
Baca Juga :   "Rahasia Sukses" Cara Budidaya Kenari Bagi Penikmat Burung

Pakan Cacing Tanah

Cacing menyukai pakan yang lembek seperti sayuran dan buah-buahan yang agak busuk, yang harus perhatikan peternak soal pakan adalah bentuknya. ″Oleh karena itu″ sebaiknya pakan diberikan dalam bentuk haluskan. Makanan yang telah halus tersebut kemudian ditaburkan di atas medium hidup si cacing selanjutnya tutuplah kandang cacing dengan karung atau bahan lain yang membuat ia terlindung dari cahaya

Pemasaran Cacing Lumbricus

Harga jual cacing lumbricus cukup “menjanjikan dan relatif tinggi” dibandingkan dengan jenis cacing tanah lain,namun sebelum kita akan memasarkan cacing tersebut,terlebih dahulu dipersiapkan cacing lumbricus segar siap panen. Pemanenan paling cepat dan mudah untuk cacing lumbricus adalah dengan mencari alas karung plastik.

Diamkan di tempat panas, lalu taburkan media beserta cacingnya, diamkan selama + 15 menit terkena terik matahari, maka cacing tersebut akan cepat berada di bawah media berkoloni, lalu ambil media yang ditabur tadi secara bertahap sampai habis.cacing akan terlihat seperti cincangan daging.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Literatur Teknis Ternak Cacing Lumbricus dapat berguna dan bermanfaat bagi kalian semua,, terima kasih banyak atas kunjungannya,, sampai jumpa dipostingan berikutnya. 

Baca Juga: